Senin, 22 Oktober 2018

Mirip OK OCE, Isran Siapkan GUD OK di Pilkada Kalimantan Timur

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pilkada

    Ilustrasi pilkada

    TEMPO.CO, Samarinda - Calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur nomor urut 3, Isran Noor dan Hadi Mulyadi menerima titipan semangat OK OCE dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Isran-Hadi akan mengimplementasikan semangat OK OCE itu di Kalimantan Timur dengan program kewirausahaan GUD OK atau Gabungan Usaha Desa One Kecamatan untuk program kerjanya yang akan disampaikan dalam Pilkada Kalimantan Timur 2018.

    “Kewirausahaan adalah solusi menyejahterakan masyarakat desa.” Isran menyampaikannya melalui keterangan tertulis, Rabu, 13 Juni 2018.

    Baca:
    Pilkada: Mengapa Jawa Barat Disebut Kuburan Lembaga ...
    Polri Bentuk Tim Khusus Pendampingan Daerah ...

    Menurut Isran, GUD OK akan bersinergi dengan program Isran-Hadi sebelumnya satu desa satu BUMDes (Badan usaha Milik Desa). “GUD OK adalah gabungan BUMDes dan sebagai pusat pengembangan usaha.” GUD OK, kata dia, dijalankan dengan tiga kunci sukses.

    Isran menambahkan tiga kunci sukses dalam menjalankan program GUD OK meliputi sukses pelatihan, sukses permodalan, dan sukses pendampingan. “Sukses pertama adalah pelatihan kewirausahaan untuk masyarakat desa, dilakukan secara kontinyu.”

    Baca:
    Pilkada: Mengapa Jawa Barat Disebut Kuburan Lembaga ...
    Pilkada Jawa Barat Jadi Pertaruhan Prabowo di Pilpres ...

    Sukses kedua adalah pemberian modal usaha. Supaya usaha berkembang, harus dibarengi pendampingan sebagai kunci sukses ketiga. “Dengan tiga kunci sukses insyallah GUD OK siap memakmurkan Kalimantan Timur.” Tiga kunci sukses itu akan disampaikannya dalam kampanye pilkada Kalimantan Timur 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.