Banyak Menang Pilkada 2020 di Jatim, Hasto: Bukti Kaderisasi Megawati Berjalan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)  Megawati Soekarnoputri (kiri) berbincang dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (tengah) dan Ketua DPP PDIP bidang Hukum, HAM, dan Perundang- undangan Yasonna H Laoly di sela penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP di Jakarta, Minggu, 12 Januari 2020. Dalam Rakernas ini juga menghasilkan rekomendasi, di antaranya komitmen PDIP dalam membumikan ideologi Pancasila, menjaga NKRI dan kebinekaan, kedaulatan wilayah serta ekonomi. ANTARA

    Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri (kiri) berbincang dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (tengah) dan Ketua DPP PDIP bidang Hukum, HAM, dan Perundang- undangan Yasonna H Laoly di sela penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP di Jakarta, Minggu, 12 Januari 2020. Dalam Rakernas ini juga menghasilkan rekomendasi, di antaranya komitmen PDIP dalam membumikan ideologi Pancasila, menjaga NKRI dan kebinekaan, kedaulatan wilayah serta ekonomi. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan kader murni PDIP berhasil memenangkan 11 dari 19 Pilkada 2020, yang diselenggarakan di Jawa Timur. Ia mengatakan hal ini didasarkan pada laporan terakhir dari pemantauan hitung cepat maupun real count, serta pengumpulan data oleh Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN).

    "Jadi kami tak sekedar menjadi pengusung. Namun kader murni PDI Perjuangan memang benar-benar menjadi kepala daerah karena memenangkan pilkada kali ini," kata Hasto dalam keterangan tertulis, Jumat, 11 Desember 2020.

    Ia mencontohkan di Sumenep, PDI Perjuangan mendukung pasangan Ach Fauzi berpasangan dengan Dewi Khalifa. Ach Fauzi, kata Hasto, adalah kader murni partai dan menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep. Sementara Dewi merupakan Ketua Muslimat Sumenep. Pasangan itu sama-sama mengikuti Sekolah Partai yang dilaksanakan sebelum pelaksanaan pilkada.

    Pasangan ini diusung bukan hanya oleh PDI Perjuangan. Tapi juga oleh partai politik lain seperti Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Bulan Bintang (PBB).

    ADVERTISEMENT

    Di Kabupaten Malang, PDIP mengusung Sanusi sebagai calon bupati yang berpasangan dengan Didik Gatot Subroto. Sanusi adalah calon bupati inkumben, sementara Didik adalah kader murni PDI Perjuangan, yang menjabat sebagai Ketua DPC Kabupaten Malang. "Kabupaten Malang setelah 10 tahun kembali ke PDI Perjuangan," kata Hasto.

    Hasto mengatakan Pilkada 2020 ini menjadi bukti bahwa proses kaderisasi PDIP yang diamanahkan oleh Megawati Soekarnoputri terus berjalan dengan baik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.