Dedi Mulyadi Ngabuburit di Bekasi Ditemani Charly van Houten

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. TEMPO/Fajar Januarta

    Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ngabuburit di Kampung Harapan Baru, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, pada Senin, 21 Mei 2018. Dedi didampingi pentolan grup Setia Band, Charly van Houten, untuk menghibur warga.

    Dedi sempat berdialog dengan warga. Bahkan seorang perempuan paruh baya penjual gorengan, pecel, dan sate kulit dipanggil ke atas panggung kecil. Dedi lalu memborong dagangan perempuan asal Pekalongan, Jawa Tengah, tersebut seharga Rp 400 ribu.

    Baca: Unggul di Sejumlah Survei, Dedi Mulyadi: Belum Kemenangan Hakiki

    "Namanya dagang, kadang untung, kadang rugi. Tapi banyak ruginya," kata perempuan itu kepada Dedi.

    Dedi lalu mendistribusikan dagangan tersebut kepada warga. Tak sampai lima menit, dagangan ibu tersebut nyaris ludes. Dedi lalu meminta ajudannya untuk membayar dagangan yang dibawa pakai tampah itu. "Hari ini, kita belajar gigih dari penjual sate kulit," ujar Dedi.

    Menurut dia, meskipun tinggal bersama anaknya yang sudah bekerja, ibu tersebut tak mengandalkan pemberian anak. Si ibu tetap mencari nafkah sendiri dengan berjualan. "Keuntungan dari jualan dikirimkan ke suaminya di kampung yang menjadi petani," tuturnya.

    Baca: Datangi Pasar Singaparna, Dedi Mulyadi Beli Pakaian Dalam Wanita

    Dedi menyarankan agar perantauan yang tinggal di Kota Bekasi segera pindah alamat. Sebab, pemerintah daerah mempunyai jaminan sosial bagi warga. "Kalau sakit, bisa ditanggung biayanya oleh pemerintah daerah, karena ada Kartu Sehat," kata Dedi.

    Menjelang 15 menit berbuka puasa, orang yang ditunggu-tunggu akhirnya datang, yaitu personel Setia Band, Charly van Houten. Pria bernama asli Muhammad Casmali Parli tersebut lalu membawakan lima lagu religi sampai kumandang azan magrib dilanjutkan dengan buka bersama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.