Jumat, 17 Agustus 2018

Survei Pilgub Jateng: Ganjar Pranowo-Taj Yasin Unggul

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua pasang calon gubernur Jawa Tengah saling bersalaman sebelum mengikuti debat cagub di Hotel Patrajasa, Semarang, 20 April 2018. Debat cagub cawagub yang diikuti pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin  dan Sudirman Said -Ida mengangkat tema kesejahteraan. TEMPO/Budi Purwanto

    Dua pasang calon gubernur Jawa Tengah saling bersalaman sebelum mengikuti debat cagub di Hotel Patrajasa, Semarang, 20 April 2018. Debat cagub cawagub yang diikuti pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin dan Sudirman Said -Ida mengangkat tema kesejahteraan. TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia mengeluarkan hasil sigi soal pertarungan kekuatan politik di pemilihan kepala daerah Jawa Tengah. Dari hasil survei itu, pasangan calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo-Taj Yasin mengungguli pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah dalam survei elektabilitas.

    "Elektabilitas Ganjar Pranowo-Taj Yasin sebesar 72,4 persen dan Sudirman-Ida Fauziyah 21 persen," ujar Peneliti Indikator Kuskridho Ambardi saat jumpa pers di kantornya, Cikini, Jakarta Pusat, Senin, 21 Mei 2018. Di luar itu, ada yang belum menentukan pilihan sebesar 6,6 persen.

    Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan pada 12-21 Maret 2018 di Provinsi Jawa Tengah. Survei itu mengambil sampel 820 orang penduduk Jawa Tengah yang memiliki hak pilih, menggunakan metode multistage random sampling, dan memiliki toleransi kesalahan (margin of error) 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

    Baca: Survei: Loyalis Jokowi Tergerus ke Sudirman-Ida Fauziyah

    Dalam pilgub Jawa Tengah 2018, pasangan Ganjar-Taj Yasin diusung oleh empat partai, yakni PDIP, PPP, NasDem, Demokrat. Sedangkan, pasangan Sudirman-Ida diusung oleh Gerindra, PKB, PAN, dan PKS.

    Selain soal elektabilitas, hasil survei itu menunjukkan responden yang telah menyatakan pilihan, sebanyak 67 persen diantaranya menyatakan kecil kemungkinan mengubah pilihan. Rinciannya, 23 persen sangat kecil atau tidak mungkin dan 44 persen kecil kemungkinan.

    Sedangkan responden yang menyatakan ada kemungkinan berubah pikiran hanya sebesar 28 persen, dengan rincian 23 persen cukup besar kemungkinannya, dan 5 persen sangat besar.

    Baca: Sudirman Said Ingin Jawa Tengah Jadi Rumah Bersama Para Santri

    Dari faktor popularitas, Ganjar lebih unggul dari Sudirman. Hasil survei menunjukkan popularitas politikus PDIP itu sebanyak 87,7 persen, sedangkan Sudirman hanya dikenal oleh 44 persen responden.

    Kuskridho mengatakan alasan pasangan Ganjar-Taj Yasin unggul cukup jauh karena keuntungan sebagai inkumben. Di bagian indikator kepuasan terhadap kinerja, sebanyak 81 persen respon menyatakan puas terhadap kinerja Ganjar, dengan rincian 71 persen cukup puas dan 10 persen sangat puas. Sementara yang tidak puas hanya 14 persen, dengan rincian 13 persen kurang puas, 1 persen sama sekali tidak puas.

    "Prospek untuk pasangan Ganjar-Taj Yasin cukup besar saat ini. Tapi masih ada dua bulan untuk pasangan Sudirman-Ida mengejar," kata dia.

    Baca: Begini Ganjar Pranowo dan Ida Fauziyah Tanggapi Video Kemiskinan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Jurus Rusia Membalas Sanksi AS Terkait Sergei Skripal

    Berikut 5 hal yang mungkin Rusia sebagai retaliasi atas sanksi dari AS terkait kasus serangan racun novichok kepada Sergei Skripal dan putrinya.