Sabtu, 23 Juni 2018

Survei: Loyalis Jokowi Tergerus ke Sudirman-Ida Fauziyah

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan calon gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo-Taj Yasin (nomor urut satu) dan Sudirman Said-Ida Fauziah (nomor urut dua) di Semarang, Jawa Tengah, 13 Februari 2018. ANTARA/R. Rekotomo

    Pasangan calon gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo-Taj Yasin (nomor urut satu) dan Sudirman Said-Ida Fauziah (nomor urut dua) di Semarang, Jawa Tengah, 13 Februari 2018. ANTARA/R. Rekotomo

    TEMPO.CO, Jakarta -Suara loyalis Presiden Joko Widodo tergerus oleh Sudirman Said-Ida Fauziyah pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Tengah 2018.  Berdasarkan hasil survei Indikator Politik, sebanyak 18,7 persen responden yang menyatakan puas terhadap kinerja Jokowi memilih tak memilih pasangan calon gubernur-wakil gubernur  yang diusung PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo-Taj Yasin.

    “Mayoritas mereka yang puas atau sangat puas terhadap kinerja Joko Widodo memberikan dukungan politik ke Ganjar,” kata peneliti lembaga survei Indikator Kuskridho Ambardi saat ditemui di kantornya di Jakarta Pusat, Senin, 21 Mei 2018.

    Menurut Kuskridho, hasil survei Indikator Politik Indonesia menemukan fakta mayoritas responden survei di Jawa Tengah yang memilih Joko Widodo juga memberikan politiknya untuk Ganjar Pranowo, kedua politikus ini sama-sama diusung oleh Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP). Survei terhadap 820 responden pemilik hak pilih ini dilakukan pada 12-21 Maret 2018 di Provinsi Jawa Tengah. Survei menggunakan metode multistage random sampling, dan memiliki toleransi kesalahan (margin of error) 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

    Sebanyak 82,9 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Joko Widodo. Mengenai calon gubernur pilihan mereka, sebanyak 76,3 persen responden yang puas itu memilih pasangan Ganjar Pranowo – Taj Yasin. Sebanyak lima persen memilih tak tahhu atau merahasiakan pilihannya. Sisanya memilih pasangan Sudirman Said–Ida Fauziyah.

    Kuskridho menganggap ada kaitannya politik electoral antara nasional dan daerah di Indonesia. Kedua hal itu, kata dia, saling berhubungan satu sama lain.

    Hasil survei menunjukan pasangan Ganjar Pranowo -Taj Yasin menungguli pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah dalam elektabilitas. Ganjar Pranowo-Taj Yasin mendapatkan 72,4 persen, sedangkan Said-Ida hanya 21 persen.

    Kuskridho mengatakan alasan pasangan Ganjar-Taj Yasin unggul cukup jauh karena keuntungan sebagai inkumben. Di bagian indikator kepuasan terhadap kinerja, sebanyak 81 persen respon menyatakan puas terhadap kinerja Ganjar, dengan rincian 71 persen cukup puas, 10 persen sangat puas. Sementara yang tidak puas hanya 14 persen, dengan rincian 13 persen kurang puas, 1 persen sama sekali tidak puas.

    "Prospek untuk pasangan Ganjar-Taj Yasin cukup besar saat ini. Tapi masih ada dua bulan kemungkinan perubahan distribusi suara pada masing-masing kandidat," kata dia.

    Jawa Tengah kerap disebut-sebuat sebagai kandang banteng. Pada pemilu Presiden 2014, Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapat suara 5,5 juta di kandang Banteng. Sedangkan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapat 2,7 juta suara.

    M JULNIS FIRMANSYAH


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pelatih Paling Mahal di Piala Dunia 2018

    Ini perkiraan jumlah gaji tahunan para pelatih tim yang lolos Piala Dunia 2018.