Pilkada Susulan di Papua Digelar Sebelum 10 Juli

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi TPS Pilkada. TEMPO/Imam Sukamto

    Ilustrasi TPS Pilkada. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisioner Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu atau DKPP, Alfitra Salam mengungkapkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah atau pilkada di Kabupaten Paniai, Papua, dilaksanakan sebelum tanggal 10 Juli 2018.  

    “Setelah 10 Juli, Insya Allah sebanyak 171 daerah di Indonesia akan menyelesaikan pilkada,” kata Afitra pada acara diskusi evaluasi pilkada serentak 2018 di hotel Century Park, Jakarta, Senin 2 Juli 2018.

    Baca: Pilkada 2018 Susulan di Papua, Mabes Polri: Tunggu Kondusif

    Sebelumnya sebanyak 169 daerah telah merampungkan pilkada pada 27 Juni 2018, disusul 29 daerah lainnya pada 28 Juni 2018.

    Keterlambatan pilkada di Paniai merupakan hasil dari kesepakatan Panitia Pengawas dan Komisi Pemilihan Umum demi terciptanya keamanan. Pasalnya terdapat selisih paham antara KPU provinsi dan KPU kabupaten setempat. KPU provinsi memutuskan ada dua pasangan calon sedangkan KPU kabupaten menyebut paslon tunggal.

    Baca: Polisi Hilang Pasca-Pilkada Papua, Polda Turunkan 100 Personel

    Selain itu, kurangnya anggaran juga disebut menjadi faktor utama tertundanya pilkada di Paniai.

    “Kalau informasi formalnya tidak ada anggaran, karena anggarannya digunakan untuk pilgub (pemiliihan gubernur),” kata Afitra.

    INSAN QURANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan 2018 soal BPJS Kesehatan, Peserta Akan Dibebani Urun Biaya

    Ini perubahan kewajiban peserta BPJS Kesehatan menurut Peraturan Kementerian Kesehatan Nomor 51 Tahun 2018 dan perbandingannya dengan 2014 dan 2016.