Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pilgub Sulsel: Elektabilitas Nurdin Halid di Posisi Teratas

image-gnews
Pasangan calon gubernur-wagub Sulawesi Selatan Nurdin Halid (ketiga kiri)-Aziz Kahhar Mudzakkar (ketiga kanan) berfoto bersama simpatisan di Makassar, Sulawesi Selatan, 13 Februari 2018. ANTARA/Yusran Uccang
Pasangan calon gubernur-wagub Sulawesi Selatan Nurdin Halid (ketiga kiri)-Aziz Kahhar Mudzakkar (ketiga kanan) berfoto bersama simpatisan di Makassar, Sulawesi Selatan, 13 Februari 2018. ANTARA/Yusran Uccang
Iklan

TEMPO.CO, Makassar - Hasil survei lembaga riset INDex Indonesia menunjukan elektabilitas Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar berada di posisi tertinggi menjelang Pilgub Sulawesi Selatan 2018.

“Pasangan NH-Aziz dipilih karena menawarkan program yang dibutuhkan masyarakat,” kata Direktur Eksekutif INDex Indonesia Agung Prihatna di Makassar, Kamis, 7 Juni 2018.

Baca: Survei Pilgub Sulsel: Nurdin Halid Membayangi Ketat Ichsan Limpo

Pasangan NH-Aziz meraih dukungan 30,1 persen, pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (23,4 persen), Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (18,9 persen), dan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (5,1 persen).

Tak hanya soal program, Agung mengatakan dipilihnya NH-Aziz juga lantaran dianggap orang baik, ramah dan sopan. Dan pertimbangan ini berdasarkan rasional dan emosional masing-masing pasangan calon.

Keunggulan NH-Aziz dianggap signifikan secara statistik, karena rendahnya margin of error sebesar 1 persen. “Tapi elektabiltas semua pasangan calon cenderung meningkat,” ucapnya.

INDex Indonesia menyelenggarakan survei pada 1-15 Mei 2018 di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Jumlah responden adalah 11.200 orang, dengan sampel ditentukan secara acak dan teknik multistage random sampling, hingga tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Baca: Nurdin Halid dan Luka Masa Lalu yang Tidak Bisa Dihapus

Ketua Departemen Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, Andi Ali Armunanto, mengatakan keuntungan dari sampel besar adalah margin of error dipastikan rendah. Sehingga validasinya juga tergolong lebih tinggi. “Rata-rara para kandidat mengandalkan faktor ganda dalam menggalang dukungan masyarakat,” katanya.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad, mengungkapkan hasil survei ini bisa menjadi rujukan bagi masing-masing pasangan untuk mengatur strategi pemenangannya. “Jelang pencoblosan menjadi titik rawan bagi kandidat. Sekarang bagaimana caranya calon mengejar 22 persen swing voters,” tutur dia.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Nurdin Halid Ketua Umum PP Pelti yang Baru, Ini Kontroversinya Saat Jadi Ketum PSSI

28 hari lalu

Nurdin Halid. TEMPO/Arnold Simanjuntak
Nurdin Halid Ketua Umum PP Pelti yang Baru, Ini Kontroversinya Saat Jadi Ketum PSSI

Nurdin Halid ditetapkan menjadi Ketum PP Pelti secara aklamasi. Saat memimpin PSSI penuh kontroversi.


Eks Ketua PSSI Nurdin Halid Terpilih Jadi Ketua Umum PP Pelti Periode 2024-2028 secara Aklamasi

30 hari lalu

Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan Nurdin Halid tiba di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, untuk salat Idul Adha, Ahad, 11 Agustus 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.
Eks Ketua PSSI Nurdin Halid Terpilih Jadi Ketua Umum PP Pelti Periode 2024-2028 secara Aklamasi

Nurdin Halid menggantikan posisi Ketua Umum PP Pelti periode 2022-2027 sebelumnya, Edward Omar Sharif Hiariej yang mengundurkan diri.


Mantan Napi Korupsi Melenggang Menjadi Anggota Dewan: Nurdin Halid dan Desy Yusandi

29 Maret 2024

Nurdin Halid. TEMPO/Subekti
Mantan Napi Korupsi Melenggang Menjadi Anggota Dewan: Nurdin Halid dan Desy Yusandi

ICW temukan 56 mantan napi korupsi ikut dalam proses pencalonan anggota legislatif Pemilu 2024. Nurdin Halid dan Desy Yusandi lolos jadi anggota dewan


Bekas Narapidana Korupsi Nurdin Halid Lolos ke Senayan

15 Maret 2024

Nurdin Halid saat menghadiri pengumuman kepengurusan baru Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, 22 Januari 2018. Nurdin Halid menjabat sebagai Korbid Pratama di Partai Golkar. TEMPO/Subekti.
Bekas Narapidana Korupsi Nurdin Halid Lolos ke Senayan

Nurdin Halid memperoleh suara 70.681 dari total 1.832.524 suara sah di dapil Sulawesi Selatan II.


Pemilu 2024, 15 Mantan Narapidana Korupsi Masuk DCS DPR dan DPD RI

27 Agustus 2023

Ketua KPU Hasyim Asy'ari dan jajaran memberikan keterangan saat konferensi pers soal Daftar Calon Sementara (DCS) Anggota DPR RI Pemilu 2024 di Gedung KPU Jakarta, Jumat, 18 Agustus 2023. Dalam keteranganya, Total DCS DPR RI Pemilu 2024 yang ditetapkan oleh KPU RI adalah sebanyak 9.925 orang bakal caleg dan rata-rata bakal caleg DPR RI perempuan mencapai angka 37,3 persen. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Pemilu 2024, 15 Mantan Narapidana Korupsi Masuk DCS DPR dan DPD RI

Sebanyak 15 mantan narapidana kasus korupsi masuk ke DCS DPR dan DPD RI untuk Pemilu 2024.


Jokowi Bakal Lantik Menpora Dito Ariotedjo, Nurdin Halid Golkar: Anak Muda yang Visioner

3 April 2023

Dito Ariotejo ketua Umum Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) yang juga Ketua DPP Golkar Bid Inovasi Sosial. foto/instagram/ditoariotedjo
Jokowi Bakal Lantik Menpora Dito Ariotedjo, Nurdin Halid Golkar: Anak Muda yang Visioner

Nurdin Halid yakin Dito Ariotedjo dapat melakukan terobosan untuk peningkatan kualitas kepemudaan dan mencetak generasi muda yang handal.


Mantan Sekjen PSSI Nugraha Besoes Meninggal di Usia 81 Tahun

6 Februari 2023

Ketua PSSI  Nurdin Halid (tengah) didampingi oleh Ketua Badan Liga Indonesia Nirwan D Bakrie (kiri) dan Sekjen PSSI Nugraha Besoes (kanan) saat pembukaan kongres ke-2 PSSI di Tabanan, Bali, (22/1). ANTARA/Edoardo
Mantan Sekjen PSSI Nugraha Besoes Meninggal di Usia 81 Tahun

Semasa hidupnya, Nurgaha Besoes, menjadi Sekjen PSSI dalam lima periode, termasuk dua periode di era Nurdin Halid.


Daftar Ketua Umum PSSI dari Masa ke Masa, Ada yang Pernah Dipenjara

14 Oktober 2022

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kiri) didampingi Wakil Ketua Iwan Budianto tiba untuk dimintai keterangan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Kamis 13 Oktober 2022. Komnas HAM meminta keterangan PSSI dan pihak penyelenggara siaran pertandingan Arema melawan Persebaya 1 Oktober 2022 untuk proses pemantauan dan penyelidikan atas kasus tragedi kemanusiaan Stadion Kanjuruhan Malang. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Daftar Ketua Umum PSSI dari Masa ke Masa, Ada yang Pernah Dipenjara

Berikut tugas serta nama-nama Ketua Umum PSSI dari awal hingga sekarang, ada Soeratin hingga Iwan Bule yang kontroversial


Baharuddin Lopa Tak Sampai Sebulan sebagai Jaksa Agung Bikin Ngeri Koruptor

27 Agustus 2022

Baharuddin Lopa di Jakarta tahun 2001. DOK/KORAN TEMPO/Bernard Chaniago
Baharuddin Lopa Tak Sampai Sebulan sebagai Jaksa Agung Bikin Ngeri Koruptor

Baharuddin Lopa Jaksa Agung RI sejak 6 Juni 2001 hingga wafatnya pada 3 Juli 2001. Lelaki asal Mandar ini pendekar hukum, berantas KKN di masanya.


Ini Alasan Nurdin Halid Ajak Ganjar Jadi Calon Wakil Presiden Dampingi Airlangga

15 November 2021

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) berbincang dengan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (kiri) saat berkunjung di kawasan Makam Presiden Soekarno, Kota Blitar, Jawa Timur, Minggu 24 Oktober 2021. Ganjar Pranowo berkunjung di kawasan Makam Presiden Soekarno untuk berziarah, usai mengunjungi pusat budidaya bunga anggrek di kawasan lereng Gunung Arjuna. ANTARA FOTO/Irfan Anshori
Ini Alasan Nurdin Halid Ajak Ganjar Jadi Calon Wakil Presiden Dampingi Airlangga

Nurdin melihat Ganjar mempunyai pendukung dari basis akar rumput yang telah siap jadi relawan