Selasa, 22 Mei 2018

Ricuh, Deddy Mizwar Sempat Enggan Teruskan Debat Pilgub Jabar

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal Cagub dan Cawagub Jawa Barat Sudrajat (kiri), Ahmad Syaikhu (kedua kiri), Deddy Mizwar (ketiga kiri), Dedi Mulyadi (Kedua kanan) dan TB Hasanudin (kanan) berswafoto seusai menjalani tes kesehatan di RS Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat, 11 Januari 2018. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    Bakal Cagub dan Cawagub Jawa Barat Sudrajat (kiri), Ahmad Syaikhu (kedua kiri), Deddy Mizwar (ketiga kiri), Dedi Mulyadi (Kedua kanan) dan TB Hasanudin (kanan) berswafoto seusai menjalani tes kesehatan di RS Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat, 11 Januari 2018. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar sempat enggan melanjutkan segmen terakhir debat publik pemilihan Gubernur Jawa Barat. Penyebabnya, sempat ada kericuhan di ruang debat yang berlangsung di Universitas Indonesia, Depok, tersebut.

    "Saya kurang bernafsu karena melihat istri saya ketakutan," ujar Deddy Mizwar, Senin malam, 14 Mei 2018.

    Baca: Cagub Kampanye Ganti Presiden, Debat Pilgub Jabar 2018 Ricuh

    Deddy yang saat itu mendapat giliran menyampaikan pesan penutup debat publik terpaksa harus menunda sementara pernyataannya.

    Ia pun melihat istrinya, Giselawati Mizwar, yang tampak ketakutan. Deddy kemudian mencoba menenangkan dengan mendatangi istrinya yang duduk di kursi penonton.

    Setelah massa tenang, ia pun kembali ke atas panggung dan menyampaikan pernyataan terakhir debat publik. "Ikan tongkol. Nanti silakan Kang Dedi yang melanjutkan," kata Deddy.

    Baca: Deddy Mizwar Ingin Tingkatkan Pelayanan Air Bersih di Jawa Barat

    Pernyataan tersebut langsung mendapat respons dari para pendukung yang menertawai pernyataannya. "Tuh kan kalau pesannya ikan tongkol mah jadi diem semua," kata Deddy berkelakar.

    Kericuhan di arena debat dipicu pernyataan calon nomor urut tiga, Sudrajat, yang menyinggung soal ganti presiden.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Abdurrahman dan Abu Bakar Baasyir di Jaringan ISIS Indonesia

    Kelompok pendukung ISIS di Indonesia menjadikan Aman Abdurrahman sebagai pemimpin dan Abu Bakar Baasyir sebagai penasihat.