Prabowo: Menangkan Gus Ipul, Presiden Belakangan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto, memeriksa barisan dengan berkuda dalam hut ke 6 dan kampanye akbar Partai Gerindra di Gelora Bung Karno, Jakarta (23/03). TEMPO/Dasril Roszandi

    Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto, memeriksa barisan dengan berkuda dalam hut ke 6 dan kampanye akbar Partai Gerindra di Gelora Bung Karno, Jakarta (23/03). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kader partainya untuk memenangkan pasangan Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno dalam Pilgub Jawa Timur 2018.

    "Saat ini, presiden belakangan. Yang penting, gubernur dulu. Menangkan Gus Ipul dulu, baru presiden," ujar Prabowo dalam apel kader dan pengukuhan Divisi Raden Wijaya 6.000 Laskar Pandu Garuda Jawa Timur di Pasuruan, Jawa Timur, Ahad, 6 Mei 2018.

    Baca: Pilgub Jatim, Emil Dardak Paparkan Ide Konsep Wisata Religi

    Ia mengemukakan bahwa komitmen pemenangan ini lebih prioritas dibandingkan dengan pencalonannya sebagai kandidat Presiden RI tahun depan. Dalam kegiatan itu, pada awal sambutannya, Prabowo menyapa Gus Ipul dengan sambutan Gubernur Jawa Timur.

    "Selamat datang tamu terhormat. Gubernur Jawa Timur yang akan datang, Gus Ipul," ujar Prabowo disertai tepuk tangan ribuan kader yang hadir. Menurut dia, dengan kehadiran Gus Ipul dalam acara tersebut, menjadi pertanda bagi kader untuk ikut serta dalam langkah pemenangan nanti.

    "Kalau Gus Ipul sudah datang, perintah untuk kader sudah jelas," ujar Prabowo.

    Baca: Caleg PDIP Banyuwangi Wajib Blusukan untuk Gus Ipul-Puti Guntur

    Instruksi untuk memenangkan Gus Ipul ini juga ia sampaikan menanggapi teriakan para kader Gerindra yang menyebut Prabowo sebagai presiden. Ia menyebut kemenangan Gus Ipul merupakan instruksi prioritas yang harus dikerjakan oleh seluruh kader, baik ormas sayap maupun seluruh lapisan kader Gerindra. Termasuk jajaran pengurus Gerindra, baik di tataran pengurus pusat ataupun daerah.

    "Kalau sampai kalah, terpaksa pedangnya Soepri (Soepriyatno, Ketua DPD Gerindra Jawa Timur) saya cabut," kata Prabowo yang pada acara ini sempat menghadiahkan pedang ke Soepriyatno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.