KPU DKI: Ahok Harus Cuti di Putaran Kedua Pilkada  

Reporter

Sabtu, 4 Maret 2017 11:33 WIB

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno hadir dalam kegiatan Input Data Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Pemilihan Gubernur dam Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahun 2017 di Hotel Bidakara, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, 16 Februari 2017. TEMPO/Lani Diana.

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta Sumarno mengatakan, pihaknya akan menetapkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang memenuhi syarat untuk lanjut ke putaran kedua malam ini. Menurut Sumarno, hal ini sekaligus menandakan tahapan Pilkada DKI putaran kedua dimulai.

Sumarno penetapan ini dilakukan setelah pihaknya menerima surat dari Mahkamah Konstitusi yang memastikan tidak ada pengajuan keberatan dari tiga pasangan calon yang terlibat dalam Pilkada DKI putaran pertama. "Dipastikan tidak ada pengajuan keberatan dari tiga paslon atas perolehan suara," kata Sumarno dalam diskusi Kawal Pilkada DKI di Cikini, Jakarta, Sabtu, 4 Maret 2017.

Baca juga: Putaran Satu Pilkada DKI Dipastikan Tanpa Gugatan

Ia menjelaskan Pilkada DKI putaran kedua tidak berbeda dengan putaran pertama. Regulasi yang digunakan pun mengacu pada undang-undang yang sama. Sebabnya, ia memastikan bahwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang lolos ke tahapan kedua harus kembali mengajukan cuti.

Selain itu, tahapan-tahapan Pilkada putaran kedua akan sama dengan putaran satu. Sumarno menuturkan akan ada kampanye dan debat terbuka. "Kampanye akan dimulai 7 Maret dan berakhir 15 April 2017," ucapnya.

Sumarno mengatakan bahwa ada kekurangan saat Pilkada DKI putaran pertama. Ia meminta masyarakat turut aktif mengawasi Pilkada DKI putaran kedua nanti.

Ia mengajak masyarakat mengawasi kualitas panitia penyelenggara Pemilu terutama terkait integritas, netralitas dan profesionalitas. "Kalau ada yang tidak sesuai bisa sampaikan ke KPUD," ujarnya.

Sumarno berujar pihaknya akan memperbaiki terkait daftar pemilih tetap. Ia menyatakan memang masih banyak warga DKI yang tidak masuk di dalam DPT.

Selain itu, KPUD meminta masyarakat mengawasi hingga distribusi logistik ke tempat pemungutan suara, proses pemungutan suara hingga penghitungan suara.

Tim sukses dari pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Yupen Hadi menuturkan pihaknya mengapresiasi penyelenggaraan Pilkada tahap satu. Namun, ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diperbaiki oleh KPUD.

Ia meminta KPUD harus menyelesaikan banyaknya warga DKI yang belum masuk dalam daftar pemilih tetap, peningkatan sumber daya manusia panitia penyelenggara Pemilu dan ketegasan KPUD serta Bawaslu DKI saat hari pencoblosan. "Harapan kami, di tahap kedua bisa diselesaikan," ucapnya.

Sementara itu, tim sukses pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, Jerry Sambuaga juga memuji kinerja KPUD. Tapi, ia menyayangkan ada beberapa tempat pemungutan suara (TPS) yang telat dibuka. "Sehingga banyak warga yang tidak bisa memilih," kata dia.

Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini menyarankan agar KPU membuka call center sejak H-3 sampai hari pencoblosan. Menurut dia, hal ini penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang tepat tentang proses pemungutan suara.

AHMAD FAIZ

Berita terkait

Ahok Masuk Bursa Cagub DKI dari PDIP Selain Risma, Andika Perkasa, dan Basuki Hadimuljono

1 hari lalu

Ahok Masuk Bursa Cagub DKI dari PDIP Selain Risma, Andika Perkasa, dan Basuki Hadimuljono

PDIP mulai menjaring empat nama yang akan menjadi calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta. Lantas, siapa saja bakal cagub DKI Jakarta yang diusung PDIP?

Baca Selengkapnya

Selain Galih Loss, Ini Daftar Kasus Dugaan Penistaan Agama di Indonesia

3 hari lalu

Selain Galih Loss, Ini Daftar Kasus Dugaan Penistaan Agama di Indonesia

Kasus yang menjerat Galih Loss menambah daftar panjang kasus penistaan agama di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Gaya Ahok, Anies, dan Heru Budi Tangani Banjir di DKI Jakarta

32 hari lalu

Gaya Ahok, Anies, dan Heru Budi Tangani Banjir di DKI Jakarta

Banjir melanda sebagian wilayah di DKI Jakarta kerap terjadi berulang kali. Berikut gaya gubernur DKI menyikapi banjir di wilayahnya.

Baca Selengkapnya

Mereka yang Dijerat Kasus Penistaan Agama, Ahok hingga Panji Gumilang Pimpinan Ponpes Al Zaytun

32 hari lalu

Mereka yang Dijerat Kasus Penistaan Agama, Ahok hingga Panji Gumilang Pimpinan Ponpes Al Zaytun

Berikut sederet kasus penistaan agama yang dijatuhkan vonis untuk Ahok, Arya Wedakarna, dan terakhir Panji Gumilang Pimpinan Ponpes Al Zaytun.

Baca Selengkapnya

81 Tahun Ma'ruf Amin, Berikut Jalan Politiknya dan Pernah Punya Story dengan Ahok

47 hari lalu

81 Tahun Ma'ruf Amin, Berikut Jalan Politiknya dan Pernah Punya Story dengan Ahok

Ma'ruf Amin berusia 81 tahun pada 11 Maret ini. Berikut perjalanan politiknya hingga menjadi wapres, sempat pula berseteru dengan Ahok.

Baca Selengkapnya

Ramai Soal KJMU, Apa itu Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul yang Diinisiasi Ahok dan Diteruskan Anies Baswedan?

50 hari lalu

Ramai Soal KJMU, Apa itu Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul yang Diinisiasi Ahok dan Diteruskan Anies Baswedan?

Ramai di media sosial soal Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul yang disebut diberhentikan sepihak oleh Pemprov DKI Jakarta. Apa beda KJMU dan KJP Plus?

Baca Selengkapnya

Jika Ahok Berminat Maju di Pilkada DKI Jakarta, Status Mantan Narapidana Bisa Mengganjalnya? Ini Kata UU Pilkada

51 hari lalu

Jika Ahok Berminat Maju di Pilkada DKI Jakarta, Status Mantan Narapidana Bisa Mengganjalnya? Ini Kata UU Pilkada

Pengamat politik Adi Prayitno sebut nama Ahok dan Anies Baswedan masih kuat di Jakarta. Bagaimana dengan Ridwan Kamil?

Baca Selengkapnya

69 Tahun Deddy Mizwar, Perjalanan Karir Jenderal Nagabonar dari Aktor hingga Politisi

51 hari lalu

69 Tahun Deddy Mizwar, Perjalanan Karir Jenderal Nagabonar dari Aktor hingga Politisi

Menjadi politisi sambil tetap aktif dalam dunia film. Begini perjalanan Deddy Mizwar menapaki dua bidang yang berbeda tersebut.

Baca Selengkapnya

Pengamat soal Tokoh yang Cocok Maju Pilkada DKI 2024: Anies dan Ahok Masih Kuat

55 hari lalu

Pengamat soal Tokoh yang Cocok Maju Pilkada DKI 2024: Anies dan Ahok Masih Kuat

Pengamat politik mengatakan Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih memiliki suara kuat di Jakarta.

Baca Selengkapnya

Di TPS Ahok, Ganjar-Mahfud Unggul dengan 113 Suara

14 Februari 2024

Di TPS Ahok, Ganjar-Mahfud Unggul dengan 113 Suara

Paslon Ganjar-Mahfud memimpin suara di TPS tempat Ahok menyalurkannhak suara.

Baca Selengkapnya