Pendukung Berbelok Jadi Benci Ahok, Mengapa?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat blusukan ke daerah Petojo. TEMPO/Larissa Huda

    Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat blusukan ke daerah Petojo. TEMPO/Larissa Huda

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mendapat serangan dari pendukungnya sendiri di Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

    Warga hari ini membentangkan spanduk menolak Ahok bertuliskan, "Kita Semua Bersaudara!!! Penistaan Agama Bukan Saudara Kita (Ahok). Warga Pondok Pinang (Tolak Ahok)". Spanduk itu dibentangkan di perempatan Jalan Pondok Pinang Raya, masuk permukiman warga.

    "Tadinya kami mendukung Pak Ahok, tapi ternyata (Ahok) menyinggung prinsip dasar bermanusia," kata Nanang, Ketua RT 01/RW 02, Kelurahan Pondok Pinang, hari ini, 13 November 2016.

    Nanang menyatakan kecewa dengan pernyataan Ahok yang dinilai menistakan agama Islam. Apalagi, hampir 100 persen warga Pondok Pinang beragama Islam. Mereka pun membentangkan spanduk penolakan terhadap Ahok. 

    Baca:
    Survei Lembaga Sinergi Data: Elektabilitas Ahok-Djarot Turun
    Surat Edaran Kapolri, Proses Hukum Ahok Ditangguhkan?

    Penolakan terhadap Ahok juga meluas di sejumlah wilayah di Jakarta. Termasuk di kawasan Kebon Sirih, warga juga membentangkan spanduk tolak Ahok dan sejumlah titik di Ancol, Jakarta Utara. Beberapa kali, Ahok juga ditolak kehadirannya di lokasi kunjungan. 

    Nanang menerangkan, sebagian warga sudah kehilangan empati terhadap Ahok. Pada 4 November 2016, warga Pondok Pinang ikut demonstrasi di Istana Negara. Rencananya pada 25 November mendatang mereka juga akan ikut demo lanjutan menuntut agar Ahok dijebloskan ke penjara.

    Simak:
    Kapolri: Pelaku Bom Samarinda Eks Narapidana Bom Puspitek
    Kasus Al Maidah 51: 6 Alasan Ahok Tak Akan Dipenjara

    Menurut Nanang, dulu warga sangat mendukung Ahok, sebelum pria asal Belitung itu memberi pernyataan tentang Surat Al-Maidah 51. Menurut dia, warga terkesan dengan program kerja Ahok, termasuk perhatian Ahok terhadap masyarakat. "Warga menerima BPJS, KJP, dan ngurus KTP di kelurahan tanpa pungli," ujar dia. Sayangnya, dia melanjutkan, kinerja positif itu sirna di mata warga karena pernyataan Ahok.

    AVIT HIDAYAT

    Baca Juga
    Habis Tes DNA, Kiswinar Tutup Pintu Maaf & Siap Ladeni Mario
    Apa Rasanya Kalong Goreng? Tanyakan kepada Indra Herlambang


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ikan Rahasia Dari Amerika

    CIA atau Badan Intelijen Amerika Serikat membuat sebuah robot berbentuk Ikan lele.