Ini Pekerjaan Terakhir Ahok Sebelum Cuti  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Sophia Latjuba mendampingi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di di Balai Kota DKI Jakarta, 18 Oktober 2016. Sophia Latjuba sebagai juru kampanye pasangan inkumben Ahok-Djarot. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Artis Sophia Latjuba mendampingi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di di Balai Kota DKI Jakarta, 18 Oktober 2016. Sophia Latjuba sebagai juru kampanye pasangan inkumben Ahok-Djarot. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.COJakarta - Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, akan menjalani hari terakhir sebelum memasuki masa cuti kampanye pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta 2017. Ahok mengatakan, pada hari terakhirnya ini, ia akan menyelesaikan sebagian berkas yang harus ditangani sebelum cuti.

    "Beresin berkas aja supaya enggak terlalu dibebankan kepada pelaksana tugas. Kan masih banyak disposisi," kata Ahok di Balai Kota, Kamis, 27 Oktober 2016.

    Ahok mengatakan dia tidak akan mampu menyelesaikan semua berkas itu, tapi paling tidak beban penggantinya tidak terlalu banyak. Menurut Ahok, pekerjaan tidak akan selesai hingga ia benar-benar berhenti menjadi gubernur.

    Meskipun ruangannya akan ditempati Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Soni Sumarsono, Ahok mengatakan tidak akan memindahkan perlengkapannya ke rumah pribadinya di Pantai Mutiara, Jakarta Utara.

    Baca:
    Pendukung Ahok: Yang Selfie dengan Agus Bukan Ratusan
    Jika Diputus Bersalah, Jessica Langsung Ajukan Banding 
    Ditanyai Soal TPF Munir, Jokowi Kabur 

    Pasalnya, menurut Ahok, tidak banyak barang yang ia tinggalkan semasa cuti nanti. Selain itu, Ahok mengatakan ia hanya akan menjalani masa cuti selama empat bulan, terhitung mulai 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017.

    "Aku sudah bilang ke Plt, barang-barang enggak mau aku keluarin, aku taruh saja. Orang bukan berhenti kok. Beliau juga orangnya sederhana sekali, cuma butuh satu laci kosong untuk taruh barangnya," tuturnya. 

    Kemarin, Ahok menyerahkan jabatan kepada Sumarsono selaku pelaksana tugas gubernur. Selama menjalani tugas baru, Soni mendapat kewenangan yang nyaris sama dengan gubernur sesungguhnya, termasuk menandatangani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017. Meski begitu, dalam setiap tindakan yang diambil, Soni harus tetap meminta persetujuan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.