Rano Karno Lawan Anak Atut dalam Pilkada Banten

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rano Karno mendatangi kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta, 20 September 2016. TEMPO/Arkhe

    Rano Karno mendatangi kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta, 20 September 2016. TEMPO/Arkhe

    TEMPO.CO, Serang - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten resmi menetapkan dua pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Banten pada pemilihan kepala daerah Banten yang akan digelar 15 Februari 2017. Kedua pasangan yang bersaing adalah Rano Karno-Embay Mulya Syarief dan Wahidin Halim-Andika Hazrumy.

    “Setelah melakukan verifikasi, keduanya lolos dan ditetapkan sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten,” ujar Ketua KPU Banten Agus Supriatna Senin, 24 Oktober 2016.

    Agus mengatakan, berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan KPU, semua persyaratan kedua calon dinyatakan lengkap. Menurut dia, sejumlah persyaratan pencalonan dari dua pasangan ini yang telah dinyatakan memenuhi syarat terdiri atas berkas persyaratan pencalonan yang meliputi surat keputusan partai politik koalisi, pernyataan sehat jasmani dan rohani, pernyataan bebas dari kasus pidana dan tidak punya tanggungan utang-piutang, laporan harta kekayaan, surat pemberitahuan wajib pajak dan surat pernyataan tidak punya tanggungan pajak, legalisasi ijazah dari riwayat pendidikan, naskah visi-misi, serta daftar nama tim kampanye hingga tingkat kecamatan.

    Selanjutnya KPU akan mengundi nomor urut pasangan calon. Agus berujar, setelah dinyatakan sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, kedua pasangan harus mematuhi segala ketentuan yang ditetapkan KPU Banten.

    “Besok akan melakukan pengundian nomor urut. Pada 28 Oktober 2016, akan digelar deklarasi kampanye damai. Selanjutnya, setelah pengundian nomor urut, para calon akan diberikan pengawalan pribadi dari pihak kepolisian," tutur Agus.

    Calon Gubernur Banten inkumben, Rano Karno, dan pasangannya, Embay Mulya Syarief, dijagokan tiga partai, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai NasDem. Sedangkan pasangan Wahidin Halim dan putra sulung mantan Gubernur Banten Atut Chosiyah, Andika Hazrumy, diusung tujuh partai, yakni Partai Golongan Karya, Partai Demokrat, Partai Hati Nurani Rakyat, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Gerakan Indonesia Raya.

    Rano Karno merasa sudah mantap untuk melanjutkan tampuk kepemimpinan di Provinsi Banten. "Mulai hari ini, tentu kami harus kerja keras untuk memperoleh hasil terbaik. Tentu kita harus optimistis menang,” ujar pemeran Doel dalam Si Doel Anak Sekolahan itu.

    Pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy juga mengaku optimistis bisa memenangi pertarungan dalam pilkada Banten dengan berupaya merangkul semua kalangan masyarakat di Banten saat kampanye nanti.

    "Tidak ada target berapa-berapa. Pokoknya target kita adalah menang. Kita akan merangkul semua kalangan," kata Wahidin Halim.

    WASI’UL ULUM



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!