Sebulan Jelang Pilkada 2020, Presiden PKS: Jangan Kasih Kendor

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden PKS 2015-2020 Sohibul Iman (kiri) melakukan serah jabatan kepada Presiden PKS 2020-2025 Ahmad Syaikhu pada Musyawarah Majelis Syura PKS di Bandung, Senin, 5 Oktober 2020. Dok: PKS

    Presiden PKS 2015-2020 Sohibul Iman (kiri) melakukan serah jabatan kepada Presiden PKS 2020-2025 Ahmad Syaikhu pada Musyawarah Majelis Syura PKS di Bandung, Senin, 5 Oktober 2020. Dok: PKS

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu memerintahkan para kader untuk tancap gas pada sebulan menjelang pemungutan suara Pilkada 2020.

    Syaikhu mengatakan satu bulan menjelang pemungutan suara ibarat putaran terakhir dalam perlombaan balap mobil atau lari. Pada lap terakhir, yang dilakukan hanya fokus untuk terus berlari kencang menuju kemenangan di garis finish.

    "Ini lap terakhir, tidak ada waktu mengganti ban, mengganti mobil atau bahkan berbalik arah. Jangan kasih kendor harus gas pol. Ibarat balap mobil gas sekencang-kencangnya, tidak ada istilah mundur," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis, 5 November 2020.

    Syaikhu meminta kader dan struktur PKS untuk menjadi faktor penentu, bukan faktor pelengkap dalam memenangkan kandidat yang diusung dan didukung PKS pada Pilkada 2020.

    "Jangan sampai menyesal tidak berbuat maksimal sebelum Pilkada. Sekarang saatnya bekerja mengeluarkan berbagai potensi yang dimiliki," ujarnya.

    Menurut Syaikhu, Pilkada 2020 akan menjadi tonggak kemenangan PKS pada Pemilu 2024. Seperti target yang disampaikan pada kepengurusan sebelumnya, PKS bertekad memenangkan 60 persen Pilkada dari 230 Pilkada yang diikuti partai.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Gotong Royong Solid Di Masa Sulit Untuk Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

    Kemendikbud mengajak untuk bergotong royong dan bekerja sama memastikan pembelajaran tetap berlangsung walaupun peserta didik tidak dapat hadir.