Sumatera Barat Daerah Paling Rawan di Masa Kampanye Pilkada 2020

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah (kiri) dan Audy Joinaldy (kanan) menyapa wartawan usai menyerahkan berkas pendaftaran Pemilihan Gubernur di Kantor KPU Sumatera Barat di Padang, Sumatera Barat, Jumat 4 September 2020. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

    Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah (kiri) dan Audy Joinaldy (kanan) menyapa wartawan usai menyerahkan berkas pendaftaran Pemilihan Gubernur di Kantor KPU Sumatera Barat di Padang, Sumatera Barat, Jumat 4 September 2020. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melakukan pemutakhiran Indeks Kerawanan Pemilu menjelang tahapan kampanye Pilkada 2020. Hasilnya, Provinsi Sumatera Barat menjadi daerah paling rawan dalam Pilkada 2020 untuk setiap dimensi.

    “Sumatera Barat menjadi provinsi paling rawan dalam kategori masa kampanye ini,” kata anggota Bawaslu, Mochamad Afifuddin, dalam konferensi pers Pemutakhiran Indeks Kerawanan Pilkada 2020, Selasa, 22 September 2020.

    Afif menjelaskan ada empat dimensi indeks kerawanan Pilkada yang diukur. Mereka adalah konteks sosial dan politik, pemilu yang bebas dan adil, kontestasi, dan partisipasi. Dari keseluruhan dimensi ini, ada tiga provinsi yang menempati posisi teratas sebagai wilayah yang paling rawan, yaitu Sumatera Barat, Sulawesi Utara, dan Jambi.

    “Kita bisa lihat pengumpulan massa saat pencalonan dan ini harus kita antisipasi terjadi kembali,” ujar Afif. Daerah lainnya yang rawan adalah Sulawesi Tengah, Bengkulu, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Utara.

    Adapun dalam aspek pandemi Covid-19, Bawaslu menetapkan 9 provinsi yang paling rawan. Daerah itu ialah Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Bengkulu, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, Jambi, dan Kalimantan Utara.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggunaan Masker Bagi Sebagian Orang Bisa Menimbulkan Jerawat

    Saat pandemi seperti sekarang ini penggunaan masker adalah hal yang wajib dilakukan.