Jumat, 20 Juli 2018

Ridwan Kamil Unggul Versi PKS, Gerindra Minta Bersabar

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ridwan Kamil menemui Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Romahurmuziy, untuk melaporkan hasil pilkada Jawa Barat di kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Juli 2018. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    Ridwan Kamil menemui Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Romahurmuziy, untuk melaporkan hasil pilkada Jawa Barat di kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Juli 2018. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    TEMPO.CO, Bandung - Partai Gerindra menyatakan hasil perhitungan suara real count Pilgub Jawa Barat versi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mewakili tim pemenangan pasangan calon Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik). Hasil real count PKS Jabar itu mencatat pasangan calon Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum meraih suara terbanyak.

    "Hasil hitungan itu atas nama PKS Jawa Barat. Meski demikian, kami menghormati sikap dan langkah tersebut," kata Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Mulyadi, lewat keterangan tertulis yang diterima Tempo, Rabu, 4 Juli 2018.

    Baca: Ini Hal Pertama yang Disiapkan Ridwan Kamil Jika jadi Gubernur

    Pasangan Asyik diusung oleh koalisi antara Partai Gerindra, PKS, dan Partai Amanat Nasional. Selain itu, kata Mulyadi, pasangan ini juga mendapat dukungan dari beberapa partai lain seperti Partai Bulan Bintang, Partai Idaman dan sebagian kader dari Partai Persatuan Pembangunan.

    Menyikapi ramainya pemberitaan tentang hasil penghitungan suara Pilgub oleh PKS Jawa Barat, Gerindra meminta warga Jawa Barat khususnya pendukung pasangan Asyik untuk menahan diri, bersabar menunggu pengumuman resmi, dan menjaga ketertiban demokrasi serta menghormati konstitusi.

    Saat ini, tim pemenangan gabungan pasangan Asyik belum selesai merekapitulasi hasil suara dan masih mengumpulkan data C1 dari seluruh TPS di Jawa Barat. "Tahapan yang sedang dilakukan adalah merekap perolehan suara dari setiap kabupaten dan kota," kata Mulyadi.

    Tim pemenangan Asyik juga menyatakan akan tetap menjunjung tinggi demokrasi dan taat konstitusi. "Karena itu kami bersikap tetap menunggu hasil pengumuman KPUD Jawa Barat pada 9 Juli 2019 mendatang," ujar Mulyadi.

    Tim pemenangan gabungan pasangan calon Asyik baru akan bersikap dan menentukan langkah lanjutan apabila terjadi ketidakcocokan perolehan suara antara versi pengumuman KPUD dengan rekapitulasi versi C1 asli yang dimiliki tim gabungan pemenangan.

    Baca: Ridwan Kamil Ucapkan Sukses untuk Bowo Alpenliebe

    Sebelumnya Gerindra menyatakan berdasarkan hasil quick count internal, pasangan Asyik unggul tipis sekitar satu persen dari pasangan Rindu. Di sisi lain, hasil real count PKS mencatat, pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum unggul dengan perolehan suara 7.175.804 suara.

    Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) meraih 6.302.254 suara. Mereka juga bersaing ketat dengan pasangan calon Dedi Mizwar-Dedi Mulyadi (2DM) yang mendapatkan 5.610.051 suara. Adapun pasangan TB Hasanuddin dan Anton Charliyan sokongan PDIP mendapat 2.754.631 suara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggota Tim Sukses Sudirman Said Dituduh Membawa Uang Narkotik

    Ian Lubis, anggota tim sukses calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, disergap polisi dengan tuduhan membawa uang narkotik senilai Rp 4,5 miliar.