Prabowo Galang Dana Masyarakat untuk Biayai Pilkada

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prabowo Subianto dalam acara Halal Bi Halal dengan kader Partai Gerindra di Palembang, Kamis, 21 Juni 2018. TEMPO/Ahmad Supardi

    Prabowo Subianto dalam acara Halal Bi Halal dengan kader Partai Gerindra di Palembang, Kamis, 21 Juni 2018. TEMPO/Ahmad Supardi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto secara terbuka meminta sumbangan dana kepada semua kader dan simpatisannya untuk membantu operasional partai dalam mengikuti pemilihan kepala daerah serentak 2018. Hal itu ia sampaikan lewat video berdurasi hampir 20 menit yang diunggah akun Facebook resmi miliknya dan dinamakan program Galang Perjuangan.

    Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono membenarkan program Galang Perjuangan ini. Menurut dia, Gerindra pernah melakukan hal serupa saat pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. "Waktu di Jakarta pernah dan terbukti, ternyata banyak masyarakat yang ikut berkontribusi selain keluarga besar internal Gerindra," katanya saat dihubungi Tempo, Jumat, 22 Juni 2018.

    Baca: Prabowo: Mungkin Tinggal Gerindra yang Bicara Soal Pasal 33

    Dalam video itu, Prabowo menuturkan pihaknya membutuhkan bantuan ini salah satunya untuk memberi uang makan bagi saksi yang bertugas mengawasi pemungutan suara di semua tempat pemungutan suara (TPS) di daerah-daerah yang melaksanakan pilkada serentak. Ia mencontohkan di tiga provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, masing-masing memiliki TPS lebih dari 80 ribu. Sedangkan pilkada serentak 2018 ini akan berlangsung di 171 daerah.

    "Kami butuh bantuan. Bantuan untuk apa? Bantuan biaya untuk membiayai gerakan aktivitas para kader kami yang keliling ke desa, kami butuh biaya untuk biaya makan saksi kami pada hari pencoblosan," kata Prabowo, Kamis, 21 Juni 2018.

    Prabowo menuturkan pihaknya tidak bisa menggantungkan diri kepada anggota partainya saja untuk memfasilitasi para saksi di TPS. Pasalnya, ia menilai kader-kader Gerindra banyak dari kalangan masyarakat tidak mampu.

    "Untuk itu, saya merancang suatu program mencari dana dari rakyat langsung, dari pendukung saya, dan pendukung Gerindra. Saya namakan program Galang Perjuangan," tuturnya.

    Baca: Prabowo Kalah dari Jokowi, Gerindra: Kami Punya Survei Sendiri

    Prabowo berujar memilih meminta sumbangan langsung kepada masyarakat ketimbang mendatangi golongan elite. "Saya tidak mau datang kepada penyandang dana yang di ujungnya saya tidak yakin kesetiaan mereka kepada bangsa dan negara," ujarnya.

    Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus ini mempersilakan masyarakat mengirimkan donasi semampunya tanpa ada batasan nominal. Gerindra juga telah menyiapkan rekening dan langkah-langkah yang perlu dilakukan jika hendak memberi sumbangan.

    Prabowo menjamin rekening penggalangan dana ini akan dikelola secara transparan, diawasi, dan dipertanggungjawabkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.