Rabu, 21 November 2018

Saifullah Yusuf Tersesat saat Kampanye Pilkada Hari Pertama

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan calon gubernur dan wagub Jawa Timur Saifullah Yusuf (kanan)-Puti Guntur Soekarno (kiri)  naik angkot menuju tempat rapat pleno terbuka pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon di Surabaya, Jawa Timur, 13 Februari 2018. ANTARA/Zabur Karuru

    Pasangan calon gubernur dan wagub Jawa Timur Saifullah Yusuf (kanan)-Puti Guntur Soekarno (kiri) naik angkot menuju tempat rapat pleno terbuka pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon di Surabaya, Jawa Timur, 13 Februari 2018. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Surabaya - Calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sempat tersesat saat memanfaatkan hari pertamanya kampanye pilkada pada Kamis, 15 Februari 2018. Dia tersesat saat menuju tempat wisata hutan Bambu Boon Pring di kawasan pelosok Kabupaten Malang bagian selatan.

    "Tidak semua kampanye harus dilakukan dengan mengumpulkan banyak orang. Kampanye seperti ini menarik, mengunjungi daerah-daerah pelosok Jatim sampai tersesat begini," ujarnya sembari tertawa di sela perjalanan.

    Baca juga: Amankan Pilkada, Polri Siapkan Upaya Preventif hingga Represif

    Tempat tujuan seharusnya yang dituju Gus Ipul adalah di Desa Andeman, Turen Malang. Lokasi itu harus ditempuh dengan menyusuri jalan sempit, bahkan naik dan turun bukit.

    Insiden tersesat juga sempat terjadi saat hendak mampir ke Pondok Pesantren Miftahul Huda, Mojosari, Kepanjen. Saat itu rombongan yang sudah terlanjur masuk di salah satu desa harus berhenti dan bertanya kepada warga setempat.

    Perjalanan menantang dialami Gus Ipul saat menuju Boon Pring yang lokasinya 20 kilometer dari Turen. Jalurnya melintasi perbukitan, menuruni lembah, hingga menyisir punggung-punggung bukit, termasuk berjalan di pinggir bibir tebing, bahkan semakin berat saat hujan turun deras.

    Sekitar 400 meter dari lokasi, jalanan tak memungkinkan lagi untuk dilewati mobil sehingga memaksa Gus Ipul harus turun berjalan kaki dan harus rela kakinya berjibaku dengan lumpur.

    "Justru dengan ini tahu bagaimana tinggal di sini. Tentu saja tak hanya lewat dan diam, tapi ke depan harus mendapat perhatian," ucap pasangan Puti Guntur Soekarno di pilkada Jatim tersebut.

    Boon Pring adalah kawasan wisata yang dikembangkan secara mandiri oleh warga, dipayungi oleh BUMDes yang mengelola lahan seluas 36,8 hektare untuk menanam kembali bambu-bambu. Total ada lebih dari 60 jenis bambu Nusantara dan luar negeri dari sebelumnya 16 jenis yang ditanam.

    Tak hanya ke kawasan wisata Boon Pring, hari pertama masa kampanye juga dimanfaatkan Gus Ipul untuk sowan ke Pondok Pesantren Miftahul Huda, Mojosari. Saat tiba, Gus Ipul disambut pengasuh pondok pesantren, KH Usman Badaruddin Wahab dan KH Sofiullah.

    Baca juga: KPU Mulai Produksi Atribut Kampanye Pilkada Pekan Depan

    Gus Ipul juga menyempatkan berkunjung ke pabrik rokok Toppas di Karang Ploso, Malang, yang memiliki ribuan buruh pabrik untuk mendengar aspirasi mereka.

    Pilkada Jatim 2018 diikuti dua pasangan calon, yakni Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, dan Saifullah Yusuf-Puti Soekarno. Pasangan Khofifah-Emil didukung koalisi Partai Demokrat, Golkar, PAN, PPP, Hanura dan NasDem. Sementara, Gus Ipul-Puti didukung PKB, PDI Perjuangsan, PKS serta Gerindra.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.