Rabu, 21 November 2018

Ida Fauziyah, Cawagub Jateng yang Pernah Jadi Anggota DPR Termuda

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PP Fatayat NU, Ida Fauziyah mengisi acara dalam kegiatan memperingati Isra Miraj, di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, 26 Juni 2014. Fatayat NU meminta masyarakat Indonesia untuk memilih pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam Pilpres 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua Umum PP Fatayat NU, Ida Fauziyah mengisi acara dalam kegiatan memperingati Isra Miraj, di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, 26 Juni 2014. Fatayat NU meminta masyarakat Indonesia untuk memilih pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam Pilpres 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPR RI Ida Fauziyah ditunjuk menjadi calon wakil gubernur mendampingi Sudirman Said pada pemilihan kepala daerah Jawa Tengah. Kemarin, deklarasi tersebut dilakukan di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

    Ida yakin masyarakat Jawa Tengah, terutama dari segmen wanita, bakal memilihnya. Ia beralasan Jawa Tengah perlu sosok pemimpin wanita yang mau fokus pada isu perempuan dan anak. "Saya baca berita di media, ketika partai mendeklarasikan pasangan calonnya, ini kontestasi minim perempuan. Padahal perempuan separuh dari jumlah warga Indonesia," kata Ida, Selasa, 9 Januari 2018.

    Baca juga: Gaet Ida Fauziah, Prabowo: Tanpa Kontrak Politik PKB di Pilpres

    Wanita kelahiran Mojokerto, Jawa Timur, yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat, ini, mengawali karier politiknya dengan bergabung di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 1998 atau beberapa saat setelah PKB berdiri. Saat itu ia masih aktif di PW IPPNU Jawa Timur.

    Awalnya Ida menjadi pengurus Biro Pemuda DPW PKB Jawa Timur. Saat PKB membentuk Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa (PPKB), Ida dipercaya menjadi sekretaris DPW PPKB Jawa Timur.

    Selain di PKB, Ida menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Mojokerto pada 1999-2001.

    Menjelang pemilihan umum 1999, Ida menjadi calon legislator DPR RI mewakili unsur perempuan. Ia pun terpilih ke Senayan dan menjadi anggota DPR RI termuda, 28 tahun. Karena paling muda, Ida ditunjuk menjadi pimpinan sidang paripurna pertama DPR RI masa bakti 1999-2004.

    Pada 2002, Ida merangkap berbagai jabatan di beberapa organisasi pemberdayaan perempuan. Organisasi tersebut antara lain Ketua Kaukus Perempuan Parlemen, Ketua Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa, serta anggota Lembaga Advokasi Perempuan PP Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), yang diembannya hingga 2007. Dari 2010 sampai saat ini, Ida menjadi Ketua Muslimat NU.

    Atas kiprahnya dalam organisasi perempuan, Ida yakin dapat menggaet pemilih perempuan di Jawa Tengah. Dia juga berujar, walaupun daerah pemilihannya dari Jawa Timur, suaminya, Taufiq Abdullah, berasal dari Jawa Tengah.

    Dalam pemilihan Gubernur Jawa Tengah, Ida maju menjadi pendamping Sudirman Said sebagai calon wakil gubernur. Keduanya diusung Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional.

    Pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziyah bakal berhadapan dengan duet Ganjar Pranowo-Taj Yasin, yang diusung PDIP.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.