PPP Sebut Ada Partai yang Ganggu Koalisi Pengusung Ridwan Kamil

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PPP Romahurmuziy , Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum , dan Sekjen PPP Arsul Sani berfoto bersama sembari menunjukan surat dukungan dari PPP seusai memberikan keterangan pers mengenai pengumuman calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, di kantor DPP PPP, Tebet, Jakarta, 24 Oktober 2017. PPP resmi mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur dalam Pilkada Jawa Barat pada 2018 mendatang. ANTARA FOTO

    Ketua Umum PPP Romahurmuziy , Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum , dan Sekjen PPP Arsul Sani berfoto bersama sembari menunjukan surat dukungan dari PPP seusai memberikan keterangan pers mengenai pengumuman calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, di kantor DPP PPP, Tebet, Jakarta, 24 Oktober 2017. PPP resmi mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur dalam Pilkada Jawa Barat pada 2018 mendatang. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhammad Romahurmuziy mengatakan saat ini kesolidan koalisi pendukung Ridwan Kamil, yaitu PPP, PKB, dan Partai NasDem, dalam pemilihan gubernur Jawa Barat atau Pilgub Jabar 2018 sedang diuji. Menurut dia, partai-partai lain di luar koalisi sedang berupaya agar Wali Kota Bandung itu batal maju karena tidak memenuhi syarat dukungan 20 persen kursi di DPRD Provinsi Jawa Barat.

    Romi menuturkan berdasarkan survei dari sejumlah lembaga, elektabilitas Ridwan Kamil selalu yang tertinggi dibandingkan tokoh-tokoh lainnya. Emil biasa Wali Kota Bandung itu disapa bukan berasal dari partai politik tetapi elektabilitasnya melesat meninggalkan nama-nama lain yang merupakan kader partai. "Sehingga satu-satunya cara untuk menganulir kemenangan Emil hanyalah dengan memastikan dia tidak berangkat," katanya di Kantor DPP PPP, Jakarta, Selasa, 26 Desember 2017.

    Baca: PPP Bersama PKB dan Nasdem Solid Dukung Ridwan Kamil

    Di DPRD Jawa Barat, PPP memiliki 9 kursi, PKB 7 kursi, dan Partai NasDem 5 kursi. Koalisi tiga partai ini mampu mengantongi 21 kursi DPRD Jawa Barat atau hanya terpaut 1 kursi dari syarat minimal dukungan yang ditentukan Undang-Undang tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Jika salah satu partai berubah pikiran, maka peluang Ridwan Kamil untuk maju sulit.

    Salah satu partai yang tengah menggoda kekompakan mereka, kata Romi, adalah Partai Golkar. Golkar secara resmi menyampaikan pada pihaknya ingin memasangkan Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan kader PPP sekaligus Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum.

    Baca: Begini Hitung-hitungan Golkar Tarik Dukungan dari Ridwan Kamil

    Namun, kata Romi, komunikasi dengan Golkar itu baru dilakukan sebatas pengurus di daerah. Adapun para petinggi partai di tingkat pusat belum melakukannya komunikasi dengan Partai Golkar terkait Pilgub Jabar 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.