Real Count C1 Selesai, Anies-Sandi Raih Suara 57,95 Persen

Kamis, 20 April 2017 | 23:05 WIB
Real Count C1 Selesai, Anies-Sandi Raih Suara 57,95 Persen
Pasangan calon Gubernur dan Wagub DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) dan Sandiaga Uno (kiri) berjabat tangan usai memberikan keterangan pers menanggapi hasil hitung cepat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di Jakarta, 19 April 2017. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta telah selesai melakukan real count hasil Pilkada DKI putaran kedua yang berdasarkan data formulir C1. Berdasarkan hasil yang ditampilkan di laman resmi KPU pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno unggul dari pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

Baca juga: Kalah Quick Count Pilkada DKI, Ahok: Kekuasan Itu Pemberian Tuhan

Dari 13.034 data masuk yang berasal dari 13.034 Tempat Pemungutan Suara (TPS), pasangan Anies-Sandi meraih 57,95 persen suara. Adapun pasangan Ahok-Djarot mendapatkan 42,05 persen suara.

Pasangan Anies-Sandi mampu mengungguli Ahok-Djarot di seluruh wilayah di DKI Jakarta. Di Jakarta Barat duet yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera ini meraih 52,8 persen, di Jakarta Pusat 57,7 persen, di Jakarta Selatan 62,1 persen, di Jakarta Timur 61,8 persen, di Jakarta Utara 52,7 persen, dan di Kepulauan Seribu 62,0 persen.

Sedangkan pasangan Ahok-Djarot berhasil mengumpulkan suara di Jakarta Barat sebanyak 47,2 persen, Jakarta Pusat 42,3 persen, Jakarta Selatan 37,9 persen, Jakarta Timur 38,2 persen, Jakarta Utara 47,3 persen, dan Kepulauan Seribu 38,0 persen.

Jumlah daftar pemilih putaran kedua mencapai 7.257.652 orang. Sedangkan yang mencoblos hanya 5.661.895 orang. Dengan demikian maka tingkat partisipasi mencapai 78,0 persen.

Lihat: Menangi Pilkada DKI: Anies Baswedan Sebut Ahok Lawan, Bukan Musuh

Suara sah dalam pilgub putaran kedua ini sebanyak 5.579.587 suara. Sedangkan yang tidak sah hanya sebanyak 60.485 suara.

Data formulir C1 ini merupakan hasil sementara dan belum final. Jika terdapat kesalahan dalam model C1 akan dilakukan perbaikan pada proses rekapitulasi di tingkat atasnya.
AHMAD FAIZ

Komentar

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Terpopuler