Gatot Kaca Ramaikan TPS Tempat Ahok Mencoblos  

Rabu, 15 Februari 2017 | 10:00 WIB
Gatot Kaca Ramaikan TPS Tempat Ahok Mencoblos  
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kiri) bersama istrinya Veronica (kanan) menunjukan jari mereka yang telah diberi tanda tinta usai memberikan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 059 Kelurahan Pluit, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (11/7). ANTARA/Zabur Karuru

TEMPO.CO, Jakarta - Sesosok pria yang mengenakan kostum salah satu tokoh pewayangan, yaitu Gatot Kaca, tampak di area tempat pemungutan suara (TPS) 54, 55, dan 56, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Di salah satu TPS tersebut, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan mencoblos dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2017.

Pria itu bernama Jentri Purwanda , 26 tahun. Dia merupakan pekerja media dari Opini.id yang hendak meliput jalannya hari pemilihan di sejumlah TPS. Pihaknya sekaligus ingin memberikan sosialisasi kepada pemilih muda untuk ikut menggunakan hak suaranya dalam pilkada.

Baca: Pengamanan Pilkada, Kapolda dan Kapolri Akan Cek TPS ini

Menurut Jentri, sosok Gatot Kaca sengaja dipilih karena memiliki sikap ksatria dan tidak memihak kepada mereka yang memiliki kepentingan. "‎Gatot Kaca itu punya sikap ksatria yang tidak berpihak kepada siapa pun," ucapnya saat dijumpai di lokasi, Rabu, 15 Februari 2017.

Jentri mengimbau anak muda tidak ikut-ikutan masuk golongan putih (golput). "Jangan golput. Tapi, kalau ikut memilih pun, jangan sikut-sikutan," ujarnya.

Rekan kerja Jentri, Wina, menuturkan, dalam pilkada kali ini, jangan sampai ada pemilih yang terlalu fanatik. Menurut Wina, lewat sosok Gatot Kaca, ia berharap bisa menciptakan suasana pilkada adem atau pilkadem. "Pemilih muda targetnya. Mereka mau Jakarta yang lebih baik," kata Wina.

Wina menyebutkan tokoh Gatot Kaca tidak hanya dihadirkan di TPS tempat Ahok mencoblos, tapi juga di dua TPS lain. "Kami juga datang ke TPS tempat pasangan calon nomor urut satu dan tiga mencoblos. Kami datang di TPS yang ada cagubnya saja," ujar Wina.

LARISSA HUDA



 




Komentar

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Terpopuler