Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Poltracking: Tingkat Elektabilitas Agus Yudhoyono Tertinggi

Editor

Juli Hantoro

image-gnews
Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono melakukan kunjungan ke Pasar Kopro, Tanjung Duren Barat, Jakarta, 7 November 2016. Tempo/Ammy Hetharia-Magang
Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono melakukan kunjungan ke Pasar Kopro, Tanjung Duren Barat, Jakarta, 7 November 2016. Tempo/Ammy Hetharia-Magang
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Tingkat elektabilitas calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dan pasangannya Sylviana Murni melesat. Berdasarkan survei Poltracking Indonesia, tingkat elektabilitas atau keterpilihan Agus-Sylvi mencapai 27,29 persen. Angka ini merupakan yang tertinggi dibanding dua pasangan calon lainnya.

Pasangan inkumben Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat menempati urutan kedua dengan tingkat elektabilitas 22 persen sedangkan pasangan nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno mencapai 20,42 persen. Untuk yang belum menetapkan pilihan sebanyak 29,66 persen.

Direktur Eksekutif dan Riset Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR mengatakan survey Poltracking Indonesia ini dilaksanakan pada 7-17 November 2016 dengan menggunakan metode multi-stage random sampling. Sedangkan jumlah responden sebanyak 1.200 orang. "Maksud dan tujuan survey ini adalah ingin melihat persepsi dan perilaku masyarakat dalam Pilkada DKI Jakarta 2017," kata dia di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta, Ahad, 27 November 2016.

Dari hasil survey terlihat bahwa tren elektabilitas inkumben menurun. Sedang penantang menaik. Hanta mengatakan ada multifaktor yang menentukan naik turunnya elektabilitas tiap pasangan calon. "Semua pasangan punya kesempatan untuk naik atau turun. Tergantung strategi masing-masing," katanya.

Dilihat dari basis populasi pemilih, belum ada kandidat yang unggul signifikan di semua segmentasi pemilih. Hal ini dilihat dalam persebaran dukungan berdasarkan demografi pemilih.

Dalam simulasi dua pasangan, Anies-Sandi vs Basuki-Djarot, pasangan Anies-Sandi mengalami kenaikan trend elektabilitas, yaitu dari 36,38 persen di September menjadi 39,92 persen di November. Sebaliknya, pasangan Basuki-Djarot mengalami penurunan elektabilitas dari 37,95 persen di September menjadi 25,75 persen di November.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Poltracking Indonesia belum memiliki data simulasi pasangan Agus-Silvy pada September 2016. Namun, pada survey November ini hasil simulasi dua pasangan menyatakan pasangan Agus-Silvy lebih unggul dari dua pasangan lainnya.

Untuk pasangan Agus-Silvy melawan Basuki-Djarot, Agus-Silvy mendapat 45,92 persen, sedang Basuki-Djarot mendapat 24,83 persen. Sementara Agus-Silvy vs Anies-Sandi, nilainya masing-masing adalah 37,75 persen dan 28,08 persen.

Hanta mengatakan dengan situasi politik DKI yang panas ini, semua pasangan kandidat masih cukup kompetitif. Pemilih rasional, psikologis, sosiologis, relatif sama besar. Politik uang berpengaruh rendah, namun pengaruh media massa dan sosial sangat tinggi. "Kemantapan pilihan belum tinggi, maka peta dukungan pemilih masih sangat dinamis," katanya.

Hanta mengatakan survey ini merupakan survey bulanan
bulanan yang rutin dilakukan. Untuk dananya, kata dia, berasal dari internal Poltracking Indonesia. "Kami dananya internal," kata dia.

MAYA AYU PUSPITASARI

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Di Acara Milenial dan Gen Z, Anies Jawab Soal Tuduhan Politik Identitas Saat Pilkada DKI 2017

27 November 2023

Calon Presiden Anies Baswedan dalam acara Indonesia Millenial and Gen Z Summit 2023 di Senayan Park Jakarta, Jumat, 24 November 2023. TEMPO/Adinda Jasmine
Di Acara Milenial dan Gen Z, Anies Jawab Soal Tuduhan Politik Identitas Saat Pilkada DKI 2017

Anies Baswedan menjawab tuduhan soal penggunaan politik identitas saat Pilkada DKi 2017 pada acara Indonesia Milleninial and Gen-Z Summit 2023.


Anies Ungkit Momen Berutang di Pilkada DKI, Singgung Biaya Politik Mahal

30 September 2023

Bakal Calon Presiden Anies Baswedan usai mengisi acara Idea Fest 2023 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Sabtu, 30 September 2023. TEMPO/Bagus Pribadi
Anies Ungkit Momen Berutang di Pilkada DKI, Singgung Biaya Politik Mahal

Anies menuturkan mahalnya biaya kampanye bukan berarti ketika menjadi pejabat harus balik modal


Di Acara Partai Ummat, Anies Baswedan Cerita Diberi Label saat Pilkada DKI 2017

14 Februari 2023

Anies Baswedan menghadiri acara Rapat Kerja Nasional Partai Ummat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa, 14 Februari 2023. TEMPO/Ima Dini Shafira
Di Acara Partai Ummat, Anies Baswedan Cerita Diberi Label saat Pilkada DKI 2017

Anies Baswedan menyebut ada dua pendekatan untuk menciptakan persepsi ini.


Anies Baswedan Buka Suara soal Utang Rp 50 Miliar ke Sandiaga: Sudah Selesai Dulu

11 Februari 2023

Mantan wagub DKI Sandiaga Uno mengucapkan selamat ulang tahun untuk Gubernur DKI Anies Baswedan di akun twitternya. Twitter.com
Anies Baswedan Buka Suara soal Utang Rp 50 Miliar ke Sandiaga: Sudah Selesai Dulu

Anies Baswedan menegaskan tidak ada utang yang hari ini harus dilunasi.


Politikus NasDem Minta Sandiaga Klarifikasi Surat Utang Anies Baswedan

11 Februari 2023

Tampilan yang disebut sebagai Surat utang Anies Baswedan ke Sandiaga Uno. Istimewa
Politikus NasDem Minta Sandiaga Klarifikasi Surat Utang Anies Baswedan

Ada juga poin yang menyatakan jika Anies-Sandi menang, maka Anies Baswedan bebas dari utang tersebut.


Soal Perjanjian Utang dengan Anies Baswedan, Sandiaga: Saya Baca Dulu

6 Februari 2023

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno saat tiba di Sekber Gerindra-PKB di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 23 Januari 2023. TEMPO/M Julnis Firmansyah
Soal Perjanjian Utang dengan Anies Baswedan, Sandiaga: Saya Baca Dulu

Sandiaga belum mau menanggapi soal utang Anies Baswedan ke dirinya saat Pilkada DKI 2017.


Fadli Zon Buka Suara Soal Perjanjian Anies Baswedan - Sandiaga Uno di Pilkada DKI

6 Februari 2023

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon di DPR/MPR RI, Jakarta Selatan, Kamis, 22 September 2022 [Tempo/Eka Yudha Saputra]
Fadli Zon Buka Suara Soal Perjanjian Anies Baswedan - Sandiaga Uno di Pilkada DKI

Fadli Zon mengakui membikin draft perjanjian antara Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat Pilkada DKI 2017. Soal utang, Fadli tak mau bicara.


Pesan Anies Baswedan untuk Kedua Putra Haji Lulung

31 Januari 2022

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menerima gelar tokoh persatuan dan pembangunan dari PPP di DPW PPP, Duren Sawit, Jakarta Timur, Ahad, 30 Januari 2022. TEMPO/M Julnis Firmansyah
Pesan Anies Baswedan untuk Kedua Putra Haji Lulung

Anies Baswedan bercerita tentang dukungan yang diberikan Haji Lulung kepadanya dalam Pilkada DKI 2017.


MUI DKI Bikin Cyber Army, Taufik Gerindra: Buzzer Terus Serang Anies Baswedan

20 November 2021

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik usai memimpin rapimgab membahas pemilihan wagub DKI di lantai 10 Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Senin, 17 Februari 2020. TEMPO/Lani Diana
MUI DKI Bikin Cyber Army, Taufik Gerindra: Buzzer Terus Serang Anies Baswedan

Taufik menyampaikan penyerang ini selalu mengatakan bahwa Anies Baswedan memenangkan Pilkada, karena politik identitas.


Baca Pleidoi Rizieq Shihab Singgung Aksi 212, Ahok, dan Pilkada DKI

20 Mei 2021

Layar televisi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur menunujukkan Rizieq Shihab sedang membacakan nota pembelaan atas perkara kerumunan, Kamis, 20 Mei 2021. TEMPO/M Yusuf Manurung
Baca Pleidoi Rizieq Shihab Singgung Aksi 212, Ahok, dan Pilkada DKI

Rizieq Shihab mengklaim perkara yang menjeratnya bukanlah kasus hukum melainkan politik. Ia kemudian berkisah tentang Pilkada DKI.