Terima Ahok Kalah, Tompi: Hanya Orang Bodoh yang Belum Move On  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Musisi dan dokter Tompi ditemui di belakang panggung Konser Gue 2 di area Driving Range Senayan, Jakarta Pusat, 4 Februari 2017. TEMPo/Dini Teja

    Musisi dan dokter Tompi ditemui di belakang panggung Konser Gue 2 di area Driving Range Senayan, Jakarta Pusat, 4 Februari 2017. TEMPo/Dini Teja

    TEMPO.CO, Jakarta - Seniman yang juga berprofesi sebagai dokter, Tompi, mengatakan sudah menerima kekalahan unggulannya, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta. Tompi menerima keputusan demokrasi yang memenangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

    "Hanya orang bodoh saja yang belum move on. Jadi besar hati enggak sebatas menerima doang, tapi ikut menyukseskan. Sebab, sukses atau gagal, yang merasakan juga masyarakat," ujar Tompi, Rabu, 3 Mei 2017.

    Baca: Ahok-Djarot Kalah Pilkada DKI, Ini Analisis Pakar Statistik 

    Tompi menjelaskan, dia mendukung ide-ide yang ditawarkan Anies-Sandi. Menurut dia, hasil dari program yang diusung pasangan Anies-Sandi akan dirasakan semuanya. "Jangan melemparkan sentimen negatif terus. Itu saja," ucapnya.

    Walaupun mendukung program yang akan diusung Anies-Sandi, Tompi menuturkan tidak 100 persen setuju dengan apa yang dikatakan pasangan itu. "Apa pun ide mereka untuk Jakarta harus diapresiasi. Kita kawal sama-sama," ujarnya.

    Mendukung, kata Tompi, tidak sebatas melihat dan menunggu apa yang nanti Anies-Sandi kerjakan. "Jadi, kalau perlu, ada yang dibantu," tuturnya.

    CHITRA PARAMAESTI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.