Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

KPU DKI Berikan Ruangan untuk Tim Sukses Dua Pasangan Calon  

Editor

Juli Hantoro

image-gnews
Ketua KPU DKI, Sumarno memberi sambutan pada debat Pilkada ketiga di hotel Bidakara, Jakarta, 10 Februari 2017. TEMPO/Maria Fransisca (magang)
Ketua KPU DKI, Sumarno memberi sambutan pada debat Pilkada ketiga di hotel Bidakara, Jakarta, 10 Februari 2017. TEMPO/Maria Fransisca (magang)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta memberikan dua ruangan di kantornya untuk tim sukses pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Tim sukses Ahok-Djarot mendapat satu ruangan di lantai 4, sedangkan tim sukses Anies-Sandi menempati lantai 5 kantor KPU di Jalan Salemba Raya Nomor 15, RT 1 RW 3, Paseban, Senen, Kota Jakarta Pusat.

Menurut Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno, pemberian dua ruangan itu adalah usul dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Ia menilai alasan pemberian ruangan adalah ujung dari persoalan komunikasi pada acara penetapan pasangan calon Gubernur DKI di Hotel Borobudur, 4 Maret 2017. “Dari Borobudur kemarin, DKPP simpulkan ada masalah komunikasi, lalu Pak Jimly menyarankan ke KPUD,” katanya di kantor DKPP, Jumat, 7 April 2017.

Pemberian fasilitas ruangan dilakukan secara simbolis, yaitu dengan penyerahan kunci kepada tiap perwakilan tim sukses kedua pasangan calon. Penyerahan itu disaksikan oleh Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie dan Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti. Dua kunci diserahkan langsung oleh Sumarno kepada perwakilan kedua pasangan calon.

Baca: Dugaan Langgar Etik, Ketua KPU DKI Dilapor Relawan Ahok ke DKPP

Sumarno menuturkan ruangan tersebut disiapkan untuk memudahkan komunikasi antara peserta pilkada dan KPU DKI Jakarta. Selain itu, bertujuan agar persoalan yang terjadi di Hotel Borobudur tak terulang. Ia berharap perwakilan tiap pasangan calon bisa datang rutin memanfaatkan ruangan tersebut. “Syukur-syukur setiap hari,” tuturnya.

Namun ruangan itu memiliki jatuh tempo pemakaian. Sumarno menegaskan pemberian fasilitas ruangan tidak berlaku permanen, melainkan hanya diberikan selama masa penyelenggaraan pemilu kepala daerah di DKI Jakarta di putaran kedua. Sementara putaran kedua pilkada DKI Jakarta rencananya digelar pada 19 April 2017.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Baca: Dituding Tidak Netral, Ketua KPUD DKI Sumarno: Saya Ada di Mana?

Molornya acara penetapan pasangan calon Gubernur DKI yang digelar oleh KPU DKI Jakarta di Hotel Borobudur disebut menjadi alasan tidak adanya komunikasi antara KPU dan tim sukses pasangan calon. Ahok dan Djarot telah tiba di Hotel Borobudur sebelum pukul 19.00. Sekitar pukul 19.45, mereka sempat masuk ke aula Flores dan duduk di kursi yang telah ditetapkan KPU DKI.

Saat itu, Djarot mengatakan dirinya, Ahok, dan tim sukses menunggu hampir satu jam, tapi tak ada tanda-tanda acara akan dimulai. Ia pun menyerahkan sisa acara kepada beberapa tim sukses yang ada di sana. Lantaran tidak ada komunikasi, acara yang seharusnya dimulai pukul 19.00 molor menjadi pukul 20.00.

DANANG FIRMANTO


Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


KPU DKI: 1.859 Bacaleg Memenuhi Syarat Ikut Pemilu 2024

47 hari lalu

Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, di Senen, Jakarta Pusat. ANTARA /HO-Humas KPU DKI Jakarta.
KPU DKI: 1.859 Bacaleg Memenuhi Syarat Ikut Pemilu 2024

KPU DKI mengumumkan ribuan bakal calon legislatif (bacaleg) memenuhi syarat (MS) dan sisanya, ratusan peminat tidak memenuhi syarat (TMS)


Di Acara Partai Ummat, Anies Baswedan Cerita Diberi Label saat Pilkada DKI 2017

14 Februari 2023

Anies Baswedan menghadiri acara Rapat Kerja Nasional Partai Ummat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa, 14 Februari 2023. TEMPO/Ima Dini Shafira
Di Acara Partai Ummat, Anies Baswedan Cerita Diberi Label saat Pilkada DKI 2017

Anies Baswedan menyebut ada dua pendekatan untuk menciptakan persepsi ini.


Anies Baswedan Buka Suara soal Utang Rp 50 Miliar ke Sandiaga: Sudah Selesai Dulu

11 Februari 2023

Mantan wagub DKI Sandiaga Uno mengucapkan selamat ulang tahun untuk Gubernur DKI Anies Baswedan di akun twitternya. Twitter.com
Anies Baswedan Buka Suara soal Utang Rp 50 Miliar ke Sandiaga: Sudah Selesai Dulu

Anies Baswedan menegaskan tidak ada utang yang hari ini harus dilunasi.


Politikus NasDem Minta Sandiaga Klarifikasi Surat Utang Anies Baswedan

11 Februari 2023

Tampilan yang disebut sebagai Surat utang Anies Baswedan ke Sandiaga Uno. Istimewa
Politikus NasDem Minta Sandiaga Klarifikasi Surat Utang Anies Baswedan

Ada juga poin yang menyatakan jika Anies-Sandi menang, maka Anies Baswedan bebas dari utang tersebut.


Soal Perjanjian Utang dengan Anies Baswedan, Sandiaga: Saya Baca Dulu

6 Februari 2023

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno saat tiba di Sekber Gerindra-PKB di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 23 Januari 2023. TEMPO/M Julnis Firmansyah
Soal Perjanjian Utang dengan Anies Baswedan, Sandiaga: Saya Baca Dulu

Sandiaga belum mau menanggapi soal utang Anies Baswedan ke dirinya saat Pilkada DKI 2017.


Fadli Zon Buka Suara Soal Perjanjian Anies Baswedan - Sandiaga Uno di Pilkada DKI

6 Februari 2023

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon di DPR/MPR RI, Jakarta Selatan, Kamis, 22 September 2022 [Tempo/Eka Yudha Saputra]
Fadli Zon Buka Suara Soal Perjanjian Anies Baswedan - Sandiaga Uno di Pilkada DKI

Fadli Zon mengakui membikin draft perjanjian antara Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat Pilkada DKI 2017. Soal utang, Fadli tak mau bicara.


Pesan Anies Baswedan untuk Kedua Putra Haji Lulung

31 Januari 2022

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menerima gelar tokoh persatuan dan pembangunan dari PPP di DPW PPP, Duren Sawit, Jakarta Timur, Ahad, 30 Januari 2022. TEMPO/M Julnis Firmansyah
Pesan Anies Baswedan untuk Kedua Putra Haji Lulung

Anies Baswedan bercerita tentang dukungan yang diberikan Haji Lulung kepadanya dalam Pilkada DKI 2017.


MUI DKI Bikin Cyber Army, Taufik Gerindra: Buzzer Terus Serang Anies Baswedan

20 November 2021

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik usai memimpin rapimgab membahas pemilihan wagub DKI di lantai 10 Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Senin, 17 Februari 2020. TEMPO/Lani Diana
MUI DKI Bikin Cyber Army, Taufik Gerindra: Buzzer Terus Serang Anies Baswedan

Taufik menyampaikan penyerang ini selalu mengatakan bahwa Anies Baswedan memenangkan Pilkada, karena politik identitas.


Baca Pleidoi Rizieq Shihab Singgung Aksi 212, Ahok, dan Pilkada DKI

20 Mei 2021

Layar televisi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur menunujukkan Rizieq Shihab sedang membacakan nota pembelaan atas perkara kerumunan, Kamis, 20 Mei 2021. TEMPO/M Yusuf Manurung
Baca Pleidoi Rizieq Shihab Singgung Aksi 212, Ahok, dan Pilkada DKI

Rizieq Shihab mengklaim perkara yang menjeratnya bukanlah kasus hukum melainkan politik. Ia kemudian berkisah tentang Pilkada DKI.


Maraknya Kasus UU ITE Disebut Imbas Polarisasi Pilpres 2014 dan Pilgub DKI 2017

20 Februari 2021

Anggota DPR RI saat mengikuti Rapat Paripurna ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 21 Januari 2021.  TEMPO/M Taufan Rengganis
Maraknya Kasus UU ITE Disebut Imbas Polarisasi Pilpres 2014 dan Pilgub DKI 2017

Menurut Henry, pemerintah disalahkan atas konflik antarmasyarakat itu. Padahal menurutnya, konflik dengan UU ITE paling banyak antarmasyarakat.