Minggu, 22 September 2019

Soal Spanduk Jakarta Bersyariah, Tim Anies-Sandi: Itu Fitnah!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Mardani Ali Sera. Mardani adalah kader Partai Keadilan Sejahtera. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    Bakal calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Mardani Ali Sera. Mardani adalah kader Partai Keadilan Sejahtera. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    TEMPO.CO, Jakarta - Spanduk bergambar calon gubernur dan wakil gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno dengan tulisan yang menyebut mereka akan mengeluarkan peraturan daerah syariah di Jakarta tersebar di beberapa titik Ibu Kota.

    Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi, Mardani Ali Sera mengatakan spanduk tersebut berisi fitnah. Tim Anies-Sandi, kata Mardani, tak pernah mengeluarkan spanduk semacam itu. Dia mengatakan pihaknya sudah melaporkan ke Badan Pengawas Pemilu dan Kepolisian.

    "Menyesalkan kampanye hitam yang isinya fitnah dan disebarkan secara massif, terstruktur dan sistematis," kata Mardani kepada Tempo saat dihubungi pada Senin, 3 April 2017.

    Mardani menuturkan pihaknya menyerahkan masalah ini kepada Bawaslu dan Kepolisian, agar pelaku yang memasang spanduk tersebut bisa diproses secara hukum dan undang-undang pemilu. "Waktunya sayang kalau kami ikut-ikut urusi hal itu."

    Baca: DKI Rawan Narkoba, Anies Tawarkan Program RW Siaga

    Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini juga telah memerintahkan kepada para relawan untuk mencopot spanduk tersebut. Selain itu, Mardani juga meminta kepada para relawan untuk memotret spanduk tersebut dan melaporkannya kepada Bawaslu.

    Wakil ketua tim media Anies-Sandi, Naufal Firman Yursak, mengatakan pihaknya sedang mengidentifikasi siapa pihak yang memasang spanduk tersebut. Pihak tim pemenangan setidaknya menemukan spanduk itu di kawasan Jalan Pramuka, Rawamangun (Jakarta Timur), Kebayoran Lama (Jakarta Selatan), dan Pos Pengumben (Jakarta Barat).

    Naufal mengungkapkan pihaknya lebih menghargai adanya negative campaign, dalam artian suatu pihak memberikan analisisnya tentang kelemahan program-program Anies-Sandi dibandingkan dengan kampanye hitam seperti ini. "Kalau negatif kan adu program."

    Kemudian Naufal juga menyatakan pihaknya ingin agar Bawaslu bisa lebih responsif lagi dalam menghadapi peristiwa kampanye hitam ini.

    Naufal menjelaskan sikap dari Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah spanduk tersebut fitnah dan akan melawannya. Bahkan Anies akan menyelenggarakan konferensi pers khusus membahas kejadian ini. "Mas Anies akan konferensi pers jam 4 (sore) nanti," ucapnya.

    Spanduk bergambarkan Anies-Sandi terlihat di sejumlah di Jakarta sejak pagi ini. Di dalam spanduk tersebut, Anies-Sandi disebutkan akan menerpkan sejumlah peraturan daerah syariah di Jakarta jika terpilih nantinya.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe