Bawaslu Minta Ahok dan Anies Tak Kampanye Dulu  

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Mimah Susanti, Muhammad Jufri dari Bawaslu DKI bersama AKP Fadilah, Penyidik Subdit 1 Keamanan Negara dan Kompol Raindra Ramadhan Syah melakukan konfrensi pers "Hasil Penanganan Pelanggaran PILGUB DKI Jakarta" di kantor Bawaslu DKI, Sunter, Jakarta Utara, Jumat, 18 November 2016. TEMPO/Maria Fransisca

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Mimah Susanti menghimbau kepada kedua pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang akan mengikuti pilkada putaran kedua untuk menahan diri tidak melakukan kampanye ataupun kegiatan yang mengarah kepada kampanye.

"Seharusnya dan sebaiknya tidak ada kegiatan kampanye sampai ditetapkan kampanye putaran kedua oleh KPU DKI Jakarta," ujar Mimah saat ditemui di kantor Lembaga Bantuan Hukum, Jakarta Pusat Jumat, 3 Maret 2017.

Mimah mengatakan masa kampanye pada pilkada putaran pertama telah ditetapkan berlangsung pada tanggal 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017. Sehingga mulai tanggal 12 Februari 2017 hingga saat ini, paslon tidak diperkenankan melakukan kampanye.

"Tidak boleh memanfaatkan forum apapun untuk kegiatan kampanye," kata Mimah.

Jika paslon terbukti melakukan kegiatan kampanye, kata Mimah, dapat dikategorikan sebagai tindak pidana pemilu. Hal tersebut melanggar pasal 187 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015. Pasal itu menyebutkan setiap orang yang dengan sengaja melakukan kampanye di luar jadwal waktu yang ditetapkan KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota dikenai pidana penjara paling singkat 15 hari atau maksimal tiga bulan dan denda paling banyak Rp 1 juta.

Mimah menuturkan saat ini Bawaslu telah menerima laporan adanya dugaan yang mengarah pada kegiatan kampanye. Baik itu yang dilakukan oleh pasangan petahana Ahok-Djarot maupun pasangan Anies-Sandi."Kami sedang tangani," ucap Mimah.

DENIS RIANTIZA






Pesan Anies Baswedan untuk Kedua Putra Haji Lulung

31 Januari 2022

Pesan Anies Baswedan untuk Kedua Putra Haji Lulung

Anies Baswedan bercerita tentang dukungan yang diberikan Haji Lulung kepadanya dalam Pilkada DKI 2017.


MUI DKI Bikin Cyber Army, Taufik Gerindra: Buzzer Terus Serang Anies Baswedan

20 November 2021

MUI DKI Bikin Cyber Army, Taufik Gerindra: Buzzer Terus Serang Anies Baswedan

Taufik menyampaikan penyerang ini selalu mengatakan bahwa Anies Baswedan memenangkan Pilkada, karena politik identitas.


Baca Pleidoi Rizieq Shihab Singgung Aksi 212, Ahok, dan Pilkada DKI

20 Mei 2021

Baca Pleidoi Rizieq Shihab Singgung Aksi 212, Ahok, dan Pilkada DKI

Rizieq Shihab mengklaim perkara yang menjeratnya bukanlah kasus hukum melainkan politik. Ia kemudian berkisah tentang Pilkada DKI.


Maraknya Kasus UU ITE Disebut Imbas Polarisasi Pilpres 2014 dan Pilgub DKI 2017

20 Februari 2021

Maraknya Kasus UU ITE Disebut Imbas Polarisasi Pilpres 2014 dan Pilgub DKI 2017

Menurut Henry, pemerintah disalahkan atas konflik antarmasyarakat itu. Padahal menurutnya, konflik dengan UU ITE paling banyak antarmasyarakat.


Anies Baca How Democracies Die, Politikus Nasdem Jadi Ingat Kejadian Pilkada DKI

23 November 2020

Anies Baca How Democracies Die, Politikus Nasdem Jadi Ingat Kejadian Pilkada DKI

Politikus Partai NasDem Irma Suryani Chaniago mengingat kembali bagaimana kursi Gubernur DKI Jakarta dimenangkan Anies Baswedan setelah menyimak buku berjudul How Democracies Die.


Disebut Intoleran, Anies Baswedan: Tunjukkan Kebijakan Mana yang Diskriminatif

11 Agustus 2020

Disebut Intoleran, Anies Baswedan: Tunjukkan Kebijakan Mana yang Diskriminatif

Anies Baswedan mempertanyakan kepada para pihak yang menuduhnya sebagai pemimpin intoleran.


Kekagetan Sandiaga Uno Soal Ibunya Saat Kampanye Pilkada DKI 2017

11 Agustus 2020

Kekagetan Sandiaga Uno Soal Ibunya Saat Kampanye Pilkada DKI 2017

Sandiaga Uno mengaku kaget membaca salah satu bagian di buku Memoar Pilkada DKI 2017.


Cerita Sandiaga Soal Manajemen Kampanye Saat Pilkada DKI 2017

10 Agustus 2020

Cerita Sandiaga Soal Manajemen Kampanye Saat Pilkada DKI 2017

Sandiaga Uno mengatakan manajemen tim pemenangannya dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI 2017 menjadi model kampanye di luar negeri.


Anies Baswedan Ungkap Muasal Slogan Maju Kotanya Bahagia Warganya

10 Agustus 2020

Anies Baswedan Ungkap Muasal Slogan Maju Kotanya Bahagia Warganya

Anies Baswedan mengungkap tercetusnya slogan Maju Kotanya, Bahagia Warganya, pada kampanye Pilkada DKI 2017.


Singgung Kemenangan Anies di 2017, PA 212: Diwarnai Gerakan Kami

10 Agustus 2020

Singgung Kemenangan Anies di 2017, PA 212: Diwarnai Gerakan Kami

PA 212 mengklaim ada andil gerakan mereka dalam kemenangan Anies - Sandiaga di Pilkada DKI 2017.