Senin, 22 Oktober 2018

Rano Karno Kalah, Megawati Copot Pimpinan PDIP di Banten  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berbincang dengan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, calon Gubernur Banten Rano Karno dan calon Gubernur Gorontalo Hana Hasanah didekat makam Bung Karno saat melakukan ziarah di Blitar, Jawa Timur, 10 Oktober 2016. PDI Perjuangan mengajak pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang diusung partai itu pada Pilkada serentak 2017 berziarah ke makam Bung Karno di Blitar. ANTARA FOTO

    Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berbincang dengan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, calon Gubernur Banten Rano Karno dan calon Gubernur Gorontalo Hana Hasanah didekat makam Bung Karno saat melakukan ziarah di Blitar, Jawa Timur, 10 Oktober 2016. PDI Perjuangan mengajak pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang diusung partai itu pada Pilkada serentak 2017 berziarah ke makam Bung Karno di Blitar. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri mencopot Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Serang Ida Rosida Lutfi.

    Megawati juga mencopot Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Tangerang Hendri Zein dari jabatannya. Surat pencopotan dua ketua cabang itu ditandatangani Megawati dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Jumat, 17 Februari 2017.

    Baca juga: Buntut Rano Karno Kalah, 2 Ketua DPC PDIP di Banten Dicopot

    Pemecatan itu merupakan buntut kekalahan pasangan Rano Karno-Embay Mulya Sarief dari rivalnya, Wahidin Halim-Andika Hazrumy, dalam pemilihan kepala daerah Banten pada Rabu, 25 Februari 2017.

    Hendri Zein digantikan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDIP Provinsi Banten Ananta Wahana sebagai pelaksana harian Ketua DPC PDIP Kota Tangerang. Sedangkan Asep Rahmatullah sebagai pelaksana harian Ketua DPC Kabupaten Serang.

    Dewan Pimpinan Pusat PDIP menilai Ida Rosida selaku Ketua DPC PDIP Kabupaten Serang tak sungguh-sungguh dan konsisten memperjuangkan pasangan Rano-Embay. DPP PDIP menyatakan Ida melanggar kode etik dan disiplin partai.

    Wakil Ketua PDIP Banten Asep Rahmatullah menyatakan pemberhentian keduanya merupakan dampak dari kekalahan pasangan Rano-Embay di Kabupaten Serang dan Kota Tangerang.

    "Ya, betul. Itu bagian dari evaluasi dua daerah yang suaranya kalah," kata Asep kemarin. Ia juga menyatakan ditugasi partai menggantikan Ida sebagai pelaksana harian Ketua DPC Kabupaten Serang. “Untuk Kota Tangerang dipegang Pak Ananta, sementara Kabupaten Serang saya," ucapnya, Selasa, 21 Februari 2017.

    Berdasarkan rekapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum Banten, Rano-Embay di Kabupaten Serang meraih 295.594 (44,7 persen) suara, kalah oleh Wahidin-Andika yang mendapat 365.685 (55,3 persen) suara. Sedangkan di Kota Tangerang, pasangan Rano-Embay mendapat 251.084 (33,2 persen) suara. Suaranya kalah jauh oleh Wahidin-Andika yang meraih 505.833 (66,8 persen) suara.

    Simak juga: Wahidin Vs Rano Saling Klaim Menang, KPU: Ada Hitungan Manual

    Sedangkan menurut perolehan suara secara total dari hasil rekapitulasi suara KPU Banten yang telah 100 persen, Wahidin-Andika unggul dengan meraih 2.405.773 (50,93 persen) suara, sementara Rano-Embay mendapat 2.317.745 (49,07 persen) suara.

    Ida Rosida mengakui pencopotannya. Menurut Ida, ia sudah sungguh-sungguh menjalankan perintah partai memenangkan Rano-Embay. “Selama ini, saya sudah berbuat maksimal. Sebagai kader‎, saya meminta klarifikasi ke DPP,” ujarnya.

    WASI’UL ULUM



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.