Senin, 26 Februari 2018

Agus-Sylvi Kalah, PAN Siap Merapat ke Anies-Sandi  

Oleh :

Tempo.co

Jumat, 17 Februari 2017 12:05 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agus-Sylvi Kalah, PAN Siap Merapat ke Anies-Sandi  

    Pasangan calon Gubernur DKI Jakarta. Anies Baswedan-Sandiaga Uno saat mengikuti Debat calon Gubernur DKI Jakarta di Jakarta, 10 Februari 2017. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Dipo Ilham menyatakan partainya siap merapat mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Dukungan ini diberikan jika pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni tak melanjutkan ke putaran kedua pemilihan kepala daerah DKI Jakarta.

    Meski begitu, Dipo menyatakan masih menunggu hasil resmi penghitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum DKI. "Jika hasil akhirnya begini, kami pastikan akan dukung Anies-Sandi di putaran kedua,” ucap Dipo Ilham melalui pesan WhatsApp, Jumat, 17 Februari 2017.

    Menurut Dipo, dukungan PAN untuk Anies-Sandi lebih realistis karena ada kemiripan visi-misi. Sedangkan jika memberikan dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, ujar dia, PAN tidak memiliki kecocokan dari sisi karakter, etika, dan visi-misi.
     
    Namun ia menuturkan partainya bersepakat ingin memberi alternatif pemimpin bagi Jakarta.  "Makanya, kami sudah mulai berdiskusi dengan tim pemenangan Anies- Sandi sejak kemarin malam," ucapnya.

    Agus-Sylvi, yang diusung Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, dan PAN, diprediksi kandas pada putaran pertama. Pada putaran kedua, suara partai pendukung pasangan nomor urut satu ini diprediksi akan menjadi rebutan, baik oleh Anies maupun Ahok.

    Dipo mengatakan pihaknya sedang melakukan komunikasi politik dengan pihak Cikeas. "Tapi arahnya akan ke nomor tiga dan yang jelas bukan ke paslon nomor dua," ujar Dipo.

    ARKHELAUS W.



     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Billy Graham, Pendeta Penasehat Presiden Amerika Serikat, Wafat

    Billy Graham, pendeta paling berpengaruh dan penasehat sejumlah presiden AS, wafat di rumahnya dalam usia 99 tahun pada 21 Februari 2018.