Menang Telak di TPS Kandang, Pendukung Wahidin Bakar Petasan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon gubernur Banten, Wahidin Halim, beserta istrinya menunjukan jarinya usai menggunakan hak suara nya di TPS 2 Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, 15 Februari 2017. M IQBAL ICHSAN / TEMPO

    Calon gubernur Banten, Wahidin Halim, beserta istrinya menunjukan jarinya usai menggunakan hak suara nya di TPS 2 Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, 15 Februari 2017. M IQBAL ICHSAN / TEMPO

    TEMPO.CO, Tangerang - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim-Andika-Hazrumy menang telak di tempat pemungutan suara (TPS) 02, tempat Wahidin memilih di  RT 02/01, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Rabu, 15 Februari 2017.

    Wahidin-Andika menang atas Rano Karno-Embay Mulya Syarief dengan perolihan suara 531 suara. Adapun Rano-Embay hanya mengantongi 20 suara dari total pemilih 553 suara.

    Baca: Wahidin, Cagub Banten Gunakan Hak Suaranya

    Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 02, Sayuti, mengatakan dari total 741 pemilih di daftara pemilih tetap, hanya 553 pemilih yang datang melakukan pencoblosan di TPS itu. “Sebanyak 161 pemilih tidak menggunakan hak pilihnya, karena kerja. Mahasiswa di luar kota dan sebagian apatis,” kata Sayuti seusai penghitungan suara.

    Masyarakat di seputar TPS 02 yang memenuhi area penghitungan suara bersorak-sorai. Mereka pun berselebrasi dengan menyulut petasan renceng. “Uang beli petasan kami patungan, di sini mah Pak Wahidin pemenangnya,” kata warga Pinang, Diana.

    Wahidin beserta isteri, Ninik Wahidin, diiringi anak dan menantunya menyalurkan hak suaranya pada pagi. Wahidin terlihat santai, membopong salah satu cucunya. Rombongan keluarga yang kompak mengenakan baju putih ini berjalan kaki dari rumah ke TPS yang berjarak 200 meter.

    Baca juga: Hitung Cepat Pilkada Banten Selisih Tipis, Rano Gelisah

    Wahidin optimistis memenangkan pilkada Banten ini. “Kalau tidak dicurangi, optimistis menang,” kata Wahidin kepada Tempo.

    AYU CIPTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!