Hitung Cepat Pilkada Banten Selisih Tipis, Rano Gelisah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Gubernur Banten nomor urut dua Rano Karno (kiri) disaksikan cagub Embay Mulya Syarief menyampaikan paparan pada debat publik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, 29 Januari 2017. Debat mengangkat tema Memajukan dan Menyelesaikan Persoalan Banten (Demokrasi, Good Goovernance, Hukum dan Narkoba). ANTARA/Wahyu Putro A

    Calon Gubernur Banten nomor urut dua Rano Karno (kiri) disaksikan cagub Embay Mulya Syarief menyampaikan paparan pada debat publik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, 29 Januari 2017. Debat mengangkat tema Memajukan dan Menyelesaikan Persoalan Banten (Demokrasi, Good Goovernance, Hukum dan Narkoba). ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Tangerang - Calon Gubernur Banten Rano Karno tak dapat menyembunyikan kegelisahannya kala melihat pergerakan suara hitung cepat perolehan suara Pilkada Banten yang saling kejar mengejar. Suara tim pendukung calon gubernur Banten nomor urut dua itu semakin bertambah gaduh ketika layar monitor televisi ukuran raksasa menampilkan perolehan suara yang sama Wahidin Halim-Andika Hazrumy 50 persen-dan Rano Karno-Embay Mulya Syarif 50 persen.

    “Kok bisa sih hasilnya sama?,” kata Rano yang ikut menonton bersama di Rumah Pemenangan di Modernland, Kota Tangerang, Rabu, 15 Februari 2017. Ketegangan mulai terlihat ketika monitor televisi menampilkan angka yang selisih tipis antara pasangan nomor urut satu dan dua itu.

    Baca: 7 Juta Warga Banten Pilih Gubernur, Rano Karno Tak Nyoblos

    Perolehan suara yang saling mengejar antara 49 dan 50 persen semakin membuat suasana riuh. Mereka berteriak kencang ketika suara Rano-Embay menyalip suara Wahidin-Andika. Sebelum suara mencapai 50 persen, Rano tampak tegang.

    Baca juga: Wahidin Halim Nyoblos di Dekat Rumah, Rano Karno ke Jakarta

    Rano hanya duduk dan menatap layar laptop di sebuah ruangan tertutup bersama beberapa tim pemenangannya. Wajahnya tegang dan cemas. Sesekali Rano keluar ruangan untuk ke kamar kecil. Sedangkan pasangannya, Embay terlihat lebih tenang. Ia hanya duduk di ruang tunggu.

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!