Tinjau Pilkada DKI, Perwakilan Mesir Terkesan & Ikut Nyanyi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahmoud Saad, dari Komisi Pemilihan Mesir ikut bernyanyi di lokasi tempat pemungutan suara   di Taman Suropati, Jakarta Pusat. Mahmoud datang bersama KPU untuk meninjau jalnannya Pilkada di Jakarta. Tempo/Egi Adyatama

    Mahmoud Saad, dari Komisi Pemilihan Mesir ikut bernyanyi di lokasi tempat pemungutan suara di Taman Suropati, Jakarta Pusat. Mahmoud datang bersama KPU untuk meninjau jalnannya Pilkada di Jakarta. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum mengajak sejumlah perwakilan negara sahabat dan LSM internasional untuk meninjau pelaksanaan pemungutan suara dalam Pilkada DKI Jakarta, pada Rabu, 15 Februari 2017. Mereka mendatangi tempat pemungutan suara (TPS)  di  Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

    Di tempat itu terdapat  TPS 18 dan 19 yang dihias secara unik. Sepasang boneka ondel-ondel besar berdiri di tiap pintu TPS. Satu grup musik kroncongan tampil untuk menghibur para pemilih.
    Para  peninjau dari negara sahabat terlihat menikmati pemandangan itu.

    Mahmoud Saad, dari Komisi Pemilihan Mesir, mengatakan sangat terkesan dengan penyelenggaraan pemilu di Indonesia. "Di negara saya, tidak ada yang seperti ini. Ini seperti sebuah festival," kata Mahmoiud sambil tersenyum.

    Mahmoud bahkan tergoda untuk ikut berdendang dengan grup musik keroncong. Dia naik ke atas panggung dan ikut bernyanyi.  "Itu lagu dari negara saya," kata Mahmoud.  Para musisi sempat kesulitan mengikuti tempo lagu cepat yang dinyanyikan Mahmoud. Namun itu tak menghalangi Mahmoud untuk terus bernyanyi.

    Baca: Hitung Suara di TPS Rizieq, Suara Ahok-Djarot Disoraki Huu..

    Mahmoud mengatakan, sebelum berkunjung ke Taman Suropati, ia juga ikut KPU meninjau pemilihan umum di Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur.  "Di negara kami, tak ada pemilihan di penjara," kata dia. Ia pun mengatakan hal ini bisa menjadi bahan pembanding bagi sistem pemilihan di negaranya.

    Ferry Kurniawan Rizkiansyah, Komisioner KPU, mengatakan kunjungan ini merupakan bentuk saling evaluasi dan perbandingan di antara tiap negara. "Mereka akan menyampaikan impression-nya dan hal yang diamati dalam aktivitas monitoring siang ini," kata Ferry.

    EGI ADYATAMA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.