Persiapan Debat Pamungkas, Agus-Sylvi Memilih Irit Bicara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni mendengarkan saran dari tim suksesnya saat jeda Debat Pilgub DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, 27 Januari 2017. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni mendengarkan saran dari tim suksesnya saat jeda Debat Pilgub DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, 27 Januari 2017. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan calon nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, enggan berkomentar banyak mengenai persiapan debat sehari sebelum debat ketiga calon Gubernur DKI Jakarta. “Ya kita siapin malam ini, jelaslah,” ujar Agus di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, Kamis, 9 Februari 2017. 

    Debat calon Gubernur DKI Jakarta yang terakhir akan dilaksanakan besok, 10 Februari 2017. Dalam debat ketiga ini, setiap pasangan calon akan ditanyakan mengenai isu kependudukan, perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, antinarkoba, dan kebijakan mengenai penyandang disabilitas. 

    Baca: Nama Belum Ada di DPT DKI Jakarta Tetap Bisa Nyoblos, Asal...

    “Saya pernah menjadi Kepala Biro Bina Sosial, pernah menangani masalah disabilitas, kita dulu waktu tahun 2000 ada yang namanya GAUN (Gerakan Aksesibilitas Umum Nasional),” ujar Sylviana menceritakan tentang disabilitas yang menjadi salah satu isu dalam debat mendatang di Wisma Proklamasi, Kamis sore, 9 Februari 2017. 

    Walaupun tidak menjelaskan secara detail mengenai debat mendatang, pada 2 Februari 2017, Agus mengatakan akan menghadirkan Jakarta yang ramah untuk perempuan.

    “Tidak hanya perempuan tetapi anak-anak dan penyandang disabilitas,” ujar Agus. Agus menambahkan, dia ingin sekali mewujudkan lingkungan dalam ruang publik yang semakin baik dan rukun serta mengedepankan hak-hak wanita di Ibu Kota. 

    “Besok dengerin ya debat kita,” ujar Agus di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan.

    AMMY HETHARIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.