Anies Akan Melanjutkan Program Bantuan Langsung Tunai  

Reporter

Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengeluarkan uang untuk membeli es Selendang Mayang, setelah berdialog dengan pedagang tersebut, 2 Januari 2017. TEMPO/Chitra.

TEMPO.COJakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan, mengatakan akan melanjutkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai rencana jangka pendek dalam menyelesaikan masalah kemiskinan. "BLT akan kami lanjutkan," kata Anies saat blusukan di Jalan Dharma Wanita, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta, Jumat, 6 Januari 2017. 

Anies menuturkan pemberian dana BLT akan diiringi dengan mempersiapkan lapangan pekerjaan dan menyerap tenaga kerja lokal. Dengan demikian, dia berharap masyarakat Jakarta bisa mandiri dan tidak bergantung pada BLT. "Fokus kami bisa membuat masyarakat mandiri dengan bekerja supaya tidak bergantung terus-menerus pada bantuan yang sifatnya tidak membuat orang terdidik," ujarnya. 

Baca juga: Warga Bukit Duri Menang Gugatan, Anies: Keadilan Ditegakkan

Menurut Anies, pemberian dana BLT tetap dibutuhkan untuk sementara. Jika terpilih sebagai gubernur, ia akan mendorong masyarakat usia produktif untuk mengikuti program kewirausahaan, yang meliputi pelatihan, permodalan, dan bimbingan. Di samping itu, untuk mengatasi ketergantungan terhadap BLT, Anies mewajibkan setiap orang tua menyekolahkan anak mereka. Ia akan memastikan anak-anak di Jakarta mendapatkan pendidikan berkualitas, dengan menyiapkan bimbingan pada malam hari.

Untuk penyaluran BLT, Anies mengaku masih menggodok dan mencari model yang paling efisien. Ia berkeinginan penyalurannya bisa terintegrasi dengan program lain dalam satu kartu. "Tapi, pada saat awal, saya tidak jadikan satu kartu," tuturnya. 

Selain Anies, program Bantuan Langsung Tunai yang merupakan warisan kebijakan presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini juga diadopsi calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono. Adapun pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat menolak program tersebut. 

Agus mengatakan BLT hanya berlangsung sementara. Ia akan memberi setiap warga miskin BLT senilai Rp 400 ribu per bulan atau Rp 5 juta per tahun. Bantuan itu diberikan bagi sedikitnya 388 ribu warga Jakarta yang masih tercatat miskin. Bantuan ini dimaksudkan untuk mendongkrak pendapatan ekonomi warga kelas bawah. 

FRISKI RIANA






Wagub DKI Sebut Nasib Penjualan Saham Bir PT Delta Diserahkan ke Penjabat Gubernur

9 Agustus 2022

Wagub DKI Sebut Nasib Penjualan Saham Bir PT Delta Diserahkan ke Penjabat Gubernur

Penjualan saham bir PT Delta Djakarta adalah bagian dari janji kampanye Anies Baswdan dan Sandiaga Uno saat Pilgub DKI Jakarta.


SBY Prihatin Ada Polarisasi Tajam Dalam 4 Tahun Terakhir

8 Januari 2021

SBY Prihatin Ada Polarisasi Tajam Dalam 4 Tahun Terakhir

SBY menilai kerukunan masyarakat dan harmoni sosial kini terasa retak dan jauh dari semangat persaudaraan.


Kekagetan Sandiaga Uno Soal Ibunya Saat Kampanye Pilkada DKI 2017

11 Agustus 2020

Kekagetan Sandiaga Uno Soal Ibunya Saat Kampanye Pilkada DKI 2017

Sandiaga Uno mengaku kaget membaca salah satu bagian di buku Memoar Pilkada DKI 2017.


Cerita Korban Penggusuran di Sunter Pilih Anies-Sandiaga di 2017

18 November 2019

Cerita Korban Penggusuran di Sunter Pilih Anies-Sandiaga di 2017

Warga bernama Ahmad Dahri menyebut dia dan seluruh korban penggusuran di Sunter sudah memilih pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada 2017.


Pemilihan Wagub Molor di DPRD DKI, Sandiaga Uno Bilang Begini

21 September 2019

Pemilihan Wagub Molor di DPRD DKI, Sandiaga Uno Bilang Begini

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mendorong agar anggota DPRD DKI segera memilih pengganti dirinya.


Begini Anies Hubungkan Pemilu 2019 dengan Pilkada DKI

15 April 2019

Begini Anies Hubungkan Pemilu 2019 dengan Pilkada DKI

Kepada para penyelenggara Pemilu, Anies berpesan untuk taat prosedur dan menjaga independensi agar tidak mudah dipengaruhi dalam bekerja.


Pergub Budaya Betawi Tak Rampung, FBR Kecewa pada Anies Baswedan

2 Maret 2019

Pergub Budaya Betawi Tak Rampung, FBR Kecewa pada Anies Baswedan

FBR kecewa dengan Anies Baswedan yang belum menyempurnakan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelesatrian Kebudayaan Betawi.


Cawagub DKI Sudah Diserahkan ke Anies, FBR Merasa Dikhianati PKS

2 Maret 2019

Cawagub DKI Sudah Diserahkan ke Anies, FBR Merasa Dikhianati PKS

FBR kecewa karena tidak pernah diajak bicara oleh PKS terkait penentuan cawagub DKI pengganti Sandiaga Uno.


DKI Terbitkan Pergub OK-OCE, Ini Kata Perkumpulan Soal Isinya

18 Oktober 2018

DKI Terbitkan Pergub OK-OCE, Ini Kata Perkumpulan Soal Isinya

Peraturan Gubernur atau Pergub Nomor 102 tahun 2018 yang mengatur Pengembangan Kewirausahaan Terpadu atau dikenal OK-OCE akhirnya terbit.


Setahun Anies Baswedan, Ada Standar Baru Ukur Kinerja Pegawai DKI

17 Oktober 2018

Setahun Anies Baswedan, Ada Standar Baru Ukur Kinerja Pegawai DKI

Pegawai DKI eselon ketiga ke atas memiliki standar mutu kerja secara kuantitatif pada setahun Anies Baswedan menjadi gubernur.