Agus SBY Dicium Wanita, Annisa: Lebih Baik daripada Diusir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Annisa Pohan menemani Agus Harimurti Yudhoyono berkampanye dengan komunitas pensiunan PNS pendidikan Jakarta di Matraman, Jakarta, 29 November 2016. Agus juga menyampaikan 10 program unggulannya. TEMPO/Ilham Fikri.

    Annisa Pohan menemani Agus Harimurti Yudhoyono berkampanye dengan komunitas pensiunan PNS pendidikan Jakarta di Matraman, Jakarta, 29 November 2016. Agus juga menyampaikan 10 program unggulannya. TEMPO/Ilham Fikri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, mendapat kejutan tak terduga sesaat sebelum orasi di depan warga di Kelurahan Menteng, beberapa waktu lalu. Seorang perempuan tiba-tiba menciumnya sebelum Agus naik panggung.

    Istri Agus, Annisa Pohan, menanggapi santai saat ditanya soal kejadian itu. Ha-ha-ha... Tidak masalah buat saya karena mereka memperhatikan suami saja, kata Annisa saat ditemui di acara Sambung Rasa Riungan Warga Sunda di IS Plaza, Kamis malam, 22 Desember 2016.

    Annisa menegaskan dia tidak mempermasalahkan hal itu. Beneran sih. Masih lebih bagus dicium dibanding diusir. Lebih baik terima dengan kasih sayang dibanding tidak diterima, ujarnya.

    Annisa sering ikut mendampingi suaminya saat berkampanye sehingga dia melihat langsung ekspresi spontan warga terhadap suaminya. Saking antusiasnya, warga suka tidak percaya, ini bener enggak sih Mas Agus? Jadi mereka pegang, kremes-kremes atau cubit-cubit, tuturnya. Saya suka ketawa-ketawa sendiri di belakang dia (Agus).

    Tak hanya Agus, Annisa juga mengaku sering mendapatkan perlakuan yang sama dari warga saat ke lapangan. Saya juga ditarik karena mereka gemes. Ini bener enggak sih? Lalu, di pegang gitu, ucapnya.

    Bagi Annisa, perlakuan warga terhadap dirinya dan suaminya bukan masalah. Hal ini sebenarnya menjadi hiburan buat kami, katanya.

    Menurut dia, hal itu menandakan kasih sayang. Kita harus melihat segala sesuatu dari segi positif dibandingkan negatifnya, ujarnya. Kami sudah senang bisa diterima oleh masyarakat daripada tidak diterima. Sangat luar biasa sambutan seperti itu.

    MARIA FRANSISCA | RINA W.

    Baca juga:
    Prabowo Siap Turun di Kampanye Akbar Anies-Sandiaga
    Di Depan Kaum Difabel, AHY: Darah SBY Mengalir pada Saya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.