Blusukan Djarot Batal karena Ada Penolakan dan Mobilisasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawagub DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, berfoto selfie dengan warga di Pasar Palmeriem, Jakarta, 4 November 2016. Ahok dilaporkan karena diduga melakukan penistaan agama. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    Cawagub DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, berfoto selfie dengan warga di Pasar Palmeriem, Jakarta, 4 November 2016. Ahok dilaporkan karena diduga melakukan penistaan agama. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta inkumben, Djarot Saiful Hidayat, membatalkan seluruh agenda kampanye hari ini, Ahad, 6 November 2016. Anggota tim pemenangan Ahok-Djarot, Merry Hotma, mengungkapkan alasan pembatalan lantaran situasi tidak kondusif dari penolakan sekelompok masyarakat. "Sekelompok massa ada yang mengorganisasi tokoh-tokoh agama," kata Merry kepada Tempo, siang ini.

    Merry mengatakan, belakangan ini, ada sejumlah persepsi terhadap calon gubernur inkumben, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang membentuk mobilisasi negatif berupa penolakan di sejumlah tempat yang hendak didatangi. Akibatnya, kata dia, hal itu turut berimbas terhadap kegiatan kampanye yang dilakukan Djarot. Padahal, Merry melanjutkan, kegiatan turun menemui warga tidak selalu berarti kampanye. "Ahok-Djarot turun terutama mengecek pekerjaan yang belum selesai," kata dia.

    Merry yakin situasi seperti ini tak akan berlangsung lama. Dia percaya bahwa warga DKI merupakan masyarakat yang punya toleransi dan cinta damai. Mereka, kata dia, hanya sedang terpengaruh oleh isu-isu yang sedang berkembang. Karena itu, pihaknya akan memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa hal utama dari kegiatan Ahok-Djarot tidak semata-mata untuk berkampanye.

    Semula, ada dua tempat di wilayah Jakarta Selatan yang akan didatangi Djarot. Agenda tersebut telah disebar sejak Sabtu malam. Tempat pertama adalah Jalan Tanah Kusir II RT 004/011, Kebayoran Lama Selatan, pada pukul 10.00 WIB. Setelah itu, berlanjut ke Jalan Jati Indah RT 002/001 Pondok Pinang, Kebayoran Lama, pada pukul 13.30 WIB.

    Djarot sebelumnya juga batal hadir dalam peresmian Posko Jawa Tengah untuk Ahok-Djarot, di rumah perkantoran sentra niaga Green Lake City, Cengkareng, Jakarta Barat, tadi malam. Terdapat sejumlah massa berpeci putih dan membawa bendera bertulisan huruf Arab, berkumpul di depan gerbang perumahan. Namun Merry juga mengemukakan alasan lainnya karena dalang yang akan membawakan pergelaran wayang kulit dalam peresmian tersebut sedang sakit.

    Adapun Ahok kini sedang tersangkut kasus dugaan penistaan agama setelah komentarnya terkait dengan Surat Al-Maidah ayat 51. Sejumlah kelompok organisasi massa Islam bahkan sampai menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada Jumat lalu. Mereka menuntut penegak hukum segera memproses laporan tersebut dan memenjarakan Ahok.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.