Anak Alex Noerdin Berhadapan dengan Calon Independen di Muba  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pilkada. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Ilustrasi Pilkada. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.COPalembang - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) telah menetapkan nomor urut kedua pasangan calon bupati dan wakilnya di Sekayu, Selasa, 25 Oktober 2016.

    Nomor urut 1 dipegang pasangan Dodi Reza Alex-Beni Hernedi. Nomor 2 dipegang pasangan Amiri Aripin-Ahmad Toha. "Alhamdulillah, saya yang berpasangan dengan Beni mendapat nomor urut 1," kata Dodi dalam keterangan resmi, Selasa ini.

    Dodi merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Golkar, yang juga putra sulung Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. Sedangkan wakilnya adalah wakil bupati petahana yang merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Sedangkan Amiri dan Toha adalah pasangan dari jalur perseorangan. Pasangan ini merupakan pasangan pengusaha ternama di daerah itu.

    Dodi diusung 11 partai politik. Ia merasa akan kembali melanjutkan pembangunan Musi Banyuasin yang sempat dipimpin ayahnya. Alex pernah menjadi Bupati Muba selama dua periode. 

    Dodi enggan menanggapi kabar bahwa ia akan melanjutkan politik dinasti yang telah dibangun Alex. Namun, dalam sejumlah kesempatan sebelumnya, Dodi mengatakan setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih dan memilih. "Siapa pun bisa ikut selagi memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan," katanya.

    Adapun Alex memastikan ia merestui anaknya mencalonkan diri bukan untuk membangun dinasti politik. Dalam berbagai kesempatan, ia mengatakan Dodi memiliki pengalaman yang mumpuni dalam bidang politik karena sudah dua periode menjadi anggota DPR. "Saya akan melarang dia kalau tidak memiliki kemampuan," tuturnya.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.