Putri Eks Kapolri Da'i Bachtiar Unggul versi Hitung Cepat Pilkada Indramayu

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lucky Hakim bertarung pada Pilkada 2020 sebagai calon Wakil Bupati Indramayu bersama pasangannya, Nina Agustin Da'i Bachtiar. Artis pecinta binatang itu diusung oleh partai PDI Perjuangan, Gerindra dan Nasdem. Foto: Instagram

    Lucky Hakim bertarung pada Pilkada 2020 sebagai calon Wakil Bupati Indramayu bersama pasangannya, Nina Agustin Da'i Bachtiar. Artis pecinta binatang itu diusung oleh partai PDI Perjuangan, Gerindra dan Nasdem. Foto: Instagram

    TEMPO.CO, Indramayu-Pasangan Nina Agustina Da'i Bachtiar-Lucky Hakim memenangkan Pilkada Indramayu versi hitung cepat, Rabu, 9 Desember 2020. Berdasarkan hasil yang dirilis lembaga survei Indikator, pasangan nomor 4 yang diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Gerindra dan Partai NasDem itu memperoleh 37,49 persen suara.

    Di bawah mereka pasangan nomor urut 3, Daniel Mutaqien Syafiuddin-Taufik Hidayat, memperoleh 29,29 persen suara. Pasangan nomor urut 3 ini diusung oleh Partai Golkar.

    Selanjutnya urutan ketiga diraih pasangan nomor 1, yaitu Sholihin-Ratnawati dengan perolehan 24,58 persen suara.  Di nomor buncit dengan perolehan suara sebesar 8,63 persen diraih oleh pasangan perseorangan Toto Sucartono-Deis Handika.

    Lucky Hakim mengatakan bahwa kemenangan berdasarkan hasil hitung cepat tersebut bisa menjadi pijakan. Sebab biasanya hasil hitung cepat tidak jauh berbeda dengan real count. Sehingga bisa dikatakan pasangan nomor empat sudah menang di pilkada Indramayu. “Tapi kami tetap menghormati hasil real count,” ucap Lucky.

    Menurut Lucky, kubunya menggandeng dua lembaga survei, yaitu Indikator dan Parameter. Kedua lembaga itu, menurut Lucky menggunakan, metode ilmiah dalam melakukan penghitungan suara.

    Lucky juga berterima kasih kepada relawan dan partai pengusungnya dalam pemilihan Bupati Indramayu. Lucky berujar akan merealisasikan janji-janji yang diucapkan selama masa kampanye.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.