Ini Hasil Quick Count Indikator Politik di 8 Daerah yang Gelar Pilkada 2020

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal pasangan calon Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan saat mendaftarkan Pilkada Tangerang Selatan 2020 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Serpong, Sabtu 5 September 2020. Pasangan BenPilar hadir di KPU diikuti simpatisan dan partai pendukung Partai Golkar, PPP, Partai Gelora dan Partai PBB. Tempo/Nurdiansah

    Bakal pasangan calon Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan saat mendaftarkan Pilkada Tangerang Selatan 2020 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Serpong, Sabtu 5 September 2020. Pasangan BenPilar hadir di KPU diikuti simpatisan dan partai pendukung Partai Golkar, PPP, Partai Gelora dan Partai PBB. Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia melakukan hitung cepat atau quick count di delapan daerah yang menggelar Pilkada 2020. Delapan daerah itu ialah Kota Balikpapan, Provinsi Kepulauan Riau, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Simalungun, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Indramayu.

    Dari hasil hitung cepat itu, Indikator memprediksi kemenangan pasangan calon. Di Pilkada Tangsel, misalnya, Indikator memprediksi kemenangan pasangan calon nomor urut 3, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan. Pasangan ini unggul dengan 41,87 persen suara, diikuti pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati dengan 34,42 persen suara.

    "Selisih antara paslon tiga dan paslon satu cukup besar dan signifikan sebesar 7,4 persen," kata Rizka dalam rilis hasil hitung cepat Indikator Politik Indonesia, Rabu, 9 Desember 2020.

    Secara lengkap, berikut hasil hitung cepat Indikator Politik Indonesia di delapan daerah tersebut.

    1. Kota Balikpapan

    Rahmad Masud-Thohari Azis: 61,78 persen
    Kotak kosong:38,22 persen
    Data masuk: 100 persen
    Tingkat partisipasi: 65,06 persen
    Margin of error: 1,39 persen



    2. Provinsi Kepulauan Riau

    Soerya Respationo-Iman Sutiawan: 22,92 persen
    Isdianto-Suryani: 37,16 persen
    Ansar Ahmad-Marlina Agustin: 39,93 persen
    Data masuk: 92,4 persen
    Tingkat partisipasi: 69,9 persen
    Margin of error: 1,68 persen

    3. Kabupaten Tanah Bumbu

    Syafruddin H. Maming-M. Alpiya Rakhman: 40,1 persen
    Mila Karmila-Zainal Arifin: 2,38 persen
    Zairullah Azhar-Muh Rusli: 57,52 persen
    Data masuk: 75 persen
    Tingkat partisipasi: 87,94 persen
    Margin of error: 1,82 persen

    4. Kabupaten Simalungun

    Radiapoh Hasiholan Sinaga-Zonny Waldi: 54,53 persen
    Muhajidin Nurhasim-Tumpak Siregar: 21,81 persen
    Maruli Wagner Damanik-Abidinsyah Saragih: 7,68 persen
    Anton Achmad Saragih-Rospita Sitorus: 27,34 persen
    Data masuk: 98,50 persen
    Tingkat partisipasi: 73,91 persen
    Margin of error: 1,51 persen

    5. Kota Tangerang Selatan

    Muhamad-Saraswati: 33,41 persen
    Siti Nur Azizah-Ruhamaben: 23,72 persen
    Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan: 41,87 persen
    Data masuk: 100 persen
    Tingkat partisipasi: 60,37 persen
    Margin of error: 1,49 persen

    6. Kabupaten Karawang

    Yesi Karya Lianti-Ahmad Adly Fairuz: 10,75 persen
    Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepuloh: 60,14 persen
    Ahmad Zamakhsyari-Yusni Rinzani: 29,11 persen
    Data masuk: 100 persen
    Tingkat partisipasi: 70,05 persen
    Margin of error: 1,62 persen

    7. Kabupaten Bandung

    Kurnia Agustina-Usman Sayogi: 32,14
    Yena Iskandar Ma'soem-Atep: 13,33 persen
    Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan: 54,54 persen
    Data masuk: 100 persen
    Tingkat partisipasi: 71,92 persen
    Margin of error: 1,91 persen

    8. Kabupaten Indramayu

    Muhamad Sholihin-Ratnawati: 24,58 persen
    Toto Sucartono-Deis Handika: 8,63 persen
    Daniel Muttaqien-Taufik Hidayat: 29,29 persen
    Nina Agustina-Lucky Hakim: 37,49 persen
    Data masuk: 100 persen
    Tingkat partisipasi: 67,13 persen
    Margin of error: 1,75 persen


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Khasiat Jus Mentimun, Tak Hanya Turunkan Tekanan Darah

    Jus mentimun biasanya diminum pasien hipertensi. Melansir dari Boldsky, berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari jus mentimun.