Kapolda Sumut: Yang Halangi Warga Gunakan Hak Pilih Pilkada, Kami Tindak Tegas

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Siregar (kiri) menghadirkan istri korban yang juga menjadi tersangka Zuraida Hanum dalam rilis kasus pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin di Mapolda Sumatera Utara, Rabu, 8 Januari 2020. Menurut polisi, Zuraida Hanum merupakan otak pembunuhan suaminya yang merupakan hakim PN Medan. ANTARA/Septianda Perdana

    Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Siregar (kiri) menghadirkan istri korban yang juga menjadi tersangka Zuraida Hanum dalam rilis kasus pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin di Mapolda Sumatera Utara, Rabu, 8 Januari 2020. Menurut polisi, Zuraida Hanum merupakan otak pembunuhan suaminya yang merupakan hakim PN Medan. ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, Medan - Ratusan anggota Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama anggota TNI Angkatan Darat dari Kodam I/Bukit Barisan melakukan patroli skala besar sehari menjelang Pilkada serentak 2020 yang digelar Rabu 9 Desember 2020.

    Patroli skala besar untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perhelatan politik lokal di 23 kabupaten dan kota, Sumatera Utara.

    Kepala Polda Sumatera Utara Inspektur Jenderal Martuani Sormin mengatakan, Sumut merupakan provinsi yang kabupaten dan kotanya melaksanakan Pilkada serentak terbanyak. Melalui patroli skala besar, Sormin menekankan kepada warga agar tidak takut datang ke tempat pemungutuan suara.

    "Siapapun yang menghalangi masyarakat untuk memberikan hak pilihnya di TPS akan kami tindak tegas. Tidak ada yang boleh merampas hak pilih seseorang," kata Sormin, Selasa 8 Desember 2020.

    Sormin memastikan anggotanya tidak terlibat dukung mendukung pasangan calon di Pilkada. Keterlibatan TNI dan Polri dalam Pilkada, ujar Sormin." Hanya untuk mengamankan dan menciptakan suasana kondusif menjelang, saat dan setelah pencoblosan."

    Jumlah personil polisi yang dilibatkan mengamamankan Pilkada, menurut Sormin, sebanyak 12.350 personil.

    Patroli skala besar menggunakan ratusan sepeda motor dan mobil dinas TNI dan Polri dilepas Martuani Sormin dan Panglima Kodam I/BB Mayor Jenderal Hassanudin dari depan Markas Komando Distrik Militer 0201/BS di Jalan Pengadilan Medan menuju Jalan Kapten Maulana Lubis ke Jalan Raden Saleh dan seterusnya mengitari sejumlah ruas jalan strategis di Kota Medan, Sumatera Utara.

    SAHAT SIMATUPANG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.