KPU Makassar Gelar Debat Kedua Pilkada 2020 di Jakarta

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Debat Publik putaran terakhir calon Bupati Gunungkidul, di stasiun TVRI, Yogyakarta, Selasa, 10 November 2020 malam. Debat publik terbuka ini mengangkat tema kelestarian pembangunan sumberdaya alam dengan menekankan prinsip pemerataan dan kesejahteraan, sebagai bahan penilaian masyarakat mengetahui gambaran sosok calon kepala daerah yang akan dipilih pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2020.  TEMPO/Imam Sukamto

    Suasana Debat Publik putaran terakhir calon Bupati Gunungkidul, di stasiun TVRI, Yogyakarta, Selasa, 10 November 2020 malam. Debat publik terbuka ini mengangkat tema kelestarian pembangunan sumberdaya alam dengan menekankan prinsip pemerataan dan kesejahteraan, sebagai bahan penilaian masyarakat mengetahui gambaran sosok calon kepala daerah yang akan dipilih pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - KPU Kota Makassar menetapkan debat publik kedua Pilkada 2020 akan dilaksanakan di Kota Jakarta. “Dengan berbagai pertimbangan, debat kedua akan tetap dilaksanakan di Jakarta. Untuk waktunya antara tanggal 23 atau 24 November 2020 ini,” kata Komisioner Endang Sari mengutip Antara, Selasa, 17 November 2020.

    Sebelumnya tim pasangan nomor urut dua, Arifuddin-Rahman Bando keberatan jika debat kedua dilaksanakan kembali di Jakarta dengan alasan keamanan. Pasalnya, pada putaran pertama debat publik dari empat pasang kandidat, tim sukses nomor urut kedua ditikam oleh orang tak dikenal.

    Kendati demikian, KPU Kota Makassar mengakhiri pro-kontra terkait lokasi debat kedua Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Kota Makassar dengan memilih Kota Jakarta sebagai lokasi debat publik.

    Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes Makassar Kombes Witnu Urip Laksana mengatakan salah satu alasan kepolisian merekomendasikan debat kandidat kedua di luar Makassar dengan melihat kondisi saat ini. “Dari analisa dan evaluasi yang dikaji tahapan kampanye hingga hari ini ada beberapa aspek yang diperhatikan, yakni, aspek kesehatan, keamanan, moral dan potensi kerawanan,” kata Witnu.

    Menurut dia, Kota Makassar tidak pernah beranjak dari zona rawan dalam urusan Pilkada, sehingga pihak keamanan memberikan rekomendasi menyarankan kepada KPU Kota Makassar agar debat tetap dilaksanakan di luar Kota Makassar dengan pertimbangan itu. Witnu menegaskan pengamanan akan lebih ditingkatkan demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga debat publik berjalan dengan lancar.

    Bawaslu Makassar sebelumnya menyampaikan rekomendasi agar debat publik tahap kedua Pilkada Makassar sebaiknya dilaksanakan di luar Makassar. "Dengan pertimbangan bahwa dalam masa pelaksanaan kampanye, terdapat banyak sekali pelanggaran terkait protokol pencegahan Covid-19, maka kami pun merekomendasikan agar mencari tempat yang paling tepat di luar Makassar," kata Komisioner Bawaslu Makassar Sri Wahyuningsih.

    Sementara itu, debat publik pertama Pilkada Makassar telah sukses dilaksanakan di Jakarta dengan disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi nasional.
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Gotong Royong Solid Di Masa Sulit Untuk Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

    Kemendikbud mengajak untuk bergotong royong dan bekerja sama memastikan pembelajaran tetap berlangsung walaupun peserta didik tidak dapat hadir.