Soal Rapid Test di Gereja Pamulang Tangsel, Rahayu Saraswati: Bukan Kampanye

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo bersiap mendeklarasikan kampanye damai usai pengundian nomer urut pasangan calon peserta Pilkada Tangsel 2020 di SwissBell Hotel, Tangerang Selatan, Banten, Kamis 24 September 2020. Dalam pengundian nomer urut pasangan calon Pilkada Tansel 2020 didapatkan Muhamad - Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mendapatkan nomer satu (1). Tempo/Nurdiansah

    Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo bersiap mendeklarasikan kampanye damai usai pengundian nomer urut pasangan calon peserta Pilkada Tangsel 2020 di SwissBell Hotel, Tangerang Selatan, Banten, Kamis 24 September 2020. Dalam pengundian nomer urut pasangan calon Pilkada Tansel 2020 didapatkan Muhamad - Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mendapatkan nomer satu (1). Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan tak ada kampanye saat ia datang ke Gereja Bethel Indonesia Pamulang Raya atau GBI PRAY pada Sabtu, 3 Oktober 2020.

    Saat itu diketahui mobil ambulans dengan foto pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel nomor urut 1 Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo berada di gereja tersebut.

    Hari itu GBI PRAY tengah mengadakan pemeriksaan cepat atau rapid test Covid-19. Sumber Tempo mengatakan Rahayu Saraswati memfasilitasi pemeriksaan tersebut.

    Menurut keponakan Prabowo itu, fasilitator rapid test berasal dari donasi organisasi sayap Partai Gerindra bernama Kesehatan Rakyat Indonesia (Kesira).

    Dia mengaku hanya sebagai penghubung antara penggerak donasi, Komunitas Rumah Sehat Tangsel, dan pengurus gereja.

    "Ada donasi rapid test dan itu difasilitasi oleh Kesira di mana saya hanya buka pintu saja istilahnya, tapi tidak ada kampanye," kata dia saat dihubungi Tempo, Ahad sore, 4 Oktober 2020.

    Rahayu menjelaskan, Kesira mendonasikan 10 ribu rapid test yang diserahkan ke Komunitas Rumah Sehat Tangsel. Komunitas inilah, tutur dia, yang menggunakan atau membagikan alat tes cepat Covid-19 untuk masyarakat.

    Menurut dia, rapid test Kesira umumnya didistribusikan ke rumah sakit dan dokter. Aktivitas ini disebutnya sudah berjalan sejak beberapa pekan lalu. "Ini gotong royong dan upaya untuk mengatasi Covid-19," ucap perempuan yang akrab disapa Saras ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggunaan Masker Bagi Sebagian Orang Bisa Menimbulkan Jerawat

    Saat pandemi seperti sekarang ini penggunaan masker adalah hal yang wajib dilakukan.