Pilkada 2020 di Kediri Hanya Diikuti Satu Pasang Calon

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Maria Ulfa mendaftarkan diri sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri periode 2020-2025 di Gedung Bagawanta kompleks Sekretariat KPUD Kab. Kediri, Jumat 4 September 2020. Foto: Istimewa

    Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Maria Ulfa mendaftarkan diri sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri periode 2020-2025 di Gedung Bagawanta kompleks Sekretariat KPUD Kab. Kediri, Jumat 4 September 2020. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, JakartaKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menetapkan satu pasangan calon sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2020. Satu-satu peserta ialah pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Maria Ulfa.

    "KPU Kabupaten Kediri telah melaksanakan pleno tertutup terkait dengan penetapan pasangan calon dan penetapan pemilihan dengan satu pasangan calon," kata Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sunarmi di Kediri, Rabu, 23 September 2020.

    Ia mengatakan pasangan calon Bupati Hanindhito Himawan Pramana dan calon Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa (Dhito-Dewi) telah memenuhi persyaratan. Pasangan ini juga telah menjalani tes kesehatan dan hasilnya telah memenuhi syarat. "Bahwa bakal pasangan calon Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Maria Ulfa dinyatakan telah memenuhi syarat dan ditetapkan sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri dalam Pilkada 2020," ujar dia.

    Sementara itu, Hanindhito Himawan Pramana mengaku bersyukur setelah penetapan ini. Selanjutnya, ia dengan tim akan memikirkan untuk fokus kegiatan ke depan. Ia berharap kepada seluruh pihak untuk ikut mematuhi protokol kesehatan yang berlaku di tengah pandemi Covid-19.

    "Saya sampaikan ke seluruh masyarakat, siapapun yang akan ikut dalam kontestasi pilkada, saya minta yang santun dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena apapun itu Pilkada ini harus tetap terjaga dengan protokol Covid-19," ujar Dhito, sapaan akrabnya.

    Hanindhito menyatakan dengan hanya ada satu pasangan calon di Pilkada 2020 ke depan pastinya akan menghadapi kotak kosong. Namun, ia merasa kotak kosong tidak harus mendapatkan perlakuan khusus.

    "Kesiapan menghadapi kotak kosong sama saja dengan ada lawannya. Tidak ada perbedaan kotak kosong. Tidak ada perlakuan khusus kotak kosong, karena kotak kosong ini tidak terukur pergerakannya, tidak ada data statistik yang menjadi acuan," kata dia.

    Dirinya menambahkan hal itu berbeda dengan ada lawan saat pemilihan karena tim bisa mengukur pergerakan dari lawan. Namun, ia tetap komunikasi aktif dengan seluruh partai pendukung dan pengusung untuk pemenangan Pilkada 2020.

    Sementara itu, KPU Kabupaten Kediri juga sudah menjadwalkan untuk kegiatan pengambilan nomor urut. Namun, acara tersebut juga digelar dengan protokol kesehatan yang ketat mengingat saat ini masih di pandemi Covid-19.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.