Ini 25 Calon Tunggal Kepala Daerah di Pilkada 2020

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas KPPS memberikan tinta kepada pemilih saat simulasi pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 di Kantor KPU, Jakarta, 22 Juli 2020. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar simulasi pemungutan suara dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai upaya pencegahan COVID-19 dalam Pilkada Serentak 2020 yang digelar pada 9 Desember 2020 mendatang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas KPPS memberikan tinta kepada pemilih saat simulasi pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 di Kantor KPU, Jakarta, 22 Juli 2020. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar simulasi pemungutan suara dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai upaya pencegahan COVID-19 dalam Pilkada Serentak 2020 yang digelar pada 9 Desember 2020 mendatang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Perpanjangan masa pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah dalam Pilkada 2020 resmi ditutup, Ahad, 13 September 2020.

    Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat Ilham Saputra mengatakan total bakal pasangan calon yang diterima pendaftarannya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 berdasarkan data Sistem Informasi Pencalonan (Silon) sebanyak 738.

    Dari jumlah itu, 25 pasangan berstatus calon tunggal di daerah yang menyelenggarakan pilkada. Salah satunya adalah anak Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Hanindhito Himawan Pramana, yang berpasangan dengan Dewi Mariya Ulfa di pemilihan bupati Kediri.

    Setelah tahapan perpanjangan pendaftaran bakal pasangan calon, kata Ilham, KPU provinsi, KPU kabupaten/kota akan memverifikasi dan memeriksa kesehatan kandidat.

    "Untuk bakal pasangan calon yang tidak dapat diterima pendaftarannya agar tetap menjaga kondusivitas situasi dan mengikuti peraturan perundangan-undangan yang berlaku," katanya dalam keterangan tertulis, Senin, 14 September 2020.

    Berikut daftar daerah yang terdapat calon tunggal serta nama pasangan bakal calon kepala daerahnya pada Pilkada 2020:

    1. Humbang Hasundutan (Dosman Banjarnahor dan Oloan P. Nababan)

    2. Kota Gunungsitoli (Lakhomizaro Zebua dan Sowa'a Laoli)

    3. Kota Pematangsiantar (Asner Silalahi dan Susanti Dewayani)

    4. Pasaman (Benny Utama dan Sabar AS)

    5. Ogan Komering Ulu (Kuryana Azis dan Johan Anuar)

    6. Ogan Komering Ulu Selatan (Popo Ali Martopo dan Sholehien Abuasir)

    7. Bengkulu Utara (Mian dan Arie Septia Adinata)

    8. Boyolali (Mohammad Said Hidayat dan Wahyu Irawan)

    9. Grobogan (Sri Sumarni dan Bambang Pujiyanto)

    10. Kebumen (Arif Sugiyanto dan Ristawati Purwaningsih)

    11. Kota Semarang (Hendar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu)

    12. Sragen (Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Suroto)

    13. Wonosobo (Afif Nurhidayat dan Muhammad Albar)

    14. Kediri (Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Mariya Ulfa)

    15. Ngawi (Ony Anwar Harsono dan Dwi Rianto Jatmiko)

    16. Badung (I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa)

    17. Sumbawa Barat (W. Musyafirin dan Fud Syaifuddin)

    18. Kota Balikpapan (Rahmad Mas'ud dan Thohari Aziz)

    19. Kutai Kartanegara (Edi Damansyah dan Rendi Solihin)

    20. Gowa (Adnan Purichta Ichsan dan Abdul Rauf Magalanni)

    21. Soppeng (Kaswadi Razak dan Luthfi Halide)

    22. Mamuju Tengah (M. Aras T dan Muh. Amin Jasa)

    23. Manokwari Selatan (Markus Waran dan Wempie Welly Rengkung)

    24. Pegunungan Arfak (Yosias Saroy dan Marinus Mandacan)

    25. Raja Ampat (Abdul Faris Umlati dan Oredeko I. Burdam)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.