Rabu, 21 November 2018

Rekap Pilkada Sementara, 8 Calon Tunggal Kalahkan Kotak Kosong

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang yang juga pasangan petahana Pilkada Kota Tangerang Arief R Wismansyah (kiri) dan Sachruddin (kedua kanan) bersama pendukungnya mengungkapkan kegembiraannya dengan menceburkan diri ke kolam atas keunggulannya terhadap kotak kosong di Karawaci, Tangerang, Banten, Rabu, 27 Juni 2018. Pasangan petahana Arief R Wismansyah dan Sachruddin untuk sementara unggul 86 persen dari kotak kosong pilkada Kota Tangerang yang hanya diikuti satu pasangan calon. ANTARA

    Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang yang juga pasangan petahana Pilkada Kota Tangerang Arief R Wismansyah (kiri) dan Sachruddin (kedua kanan) bersama pendukungnya mengungkapkan kegembiraannya dengan menceburkan diri ke kolam atas keunggulannya terhadap kotak kosong di Karawaci, Tangerang, Banten, Rabu, 27 Juni 2018. Pasangan petahana Arief R Wismansyah dan Sachruddin untuk sementara unggul 86 persen dari kotak kosong pilkada Kota Tangerang yang hanya diikuti satu pasangan calon. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksanaan Pilkada 2018 yang dilakukan secara serentak di 171 daerah diwarnai dengan semakin banyaknya fenomena calon tunggal yang melawan kotak kosong.

    Fenomena ini pernah terjadi di pilkada 2015 dimana ada tiga daerah dengan pasangan calon tunggal, sembilan daerah di pilkada 2017, dan di pilkada 2018 angkanya melonjak hingga 16 daerah.

    Baca: MK Terima 50 Permohonan Sengketa Pilkada 2018

    Berdasarkan pantauan Tempo di situs resmi milik Komisi Pemilihan Umum pada Rabu, 11 Juli 2018 sekitar pukul 12:00 WIB, penetapan hasil telah dilakukan untuk sembilan dari 16 daerah dengan calon tunggal di Pilkada 2018.

    Berdasarkan data tersebut, sembilan dari 16 daerah dengan calon tunggal hampir semua paslonnya mengalahkan kotak kosong di Pilkada 2018. Makassar merupakan satu-satunya daerah dimana kotak kosong berhasil mengalahkan paslon.

    Baca: Tjahjo Kumolo Mengapresiasi Kinerja Penyelenggara Pilkada 2018

    Adapun daerah dengan calon tunggal yang belum terdata penetapan hasilnya oleh KPU adalah Pasuruan, Tapin, Enrekang, Mamberamo Tengah, Puncak, Jayawijaya, dan Bone.

    Berikut adalah hasil penetapan daerah dengan calon tunggal melawan kotak kosong:

    1. Kabupaten Deli Serdang
    Paslon: Ashari Tambunan dan Ali Yusuf Siregar
    Suara: 538.238
    Presentase: 82,25%

    Suara kotak kosong: 116.193
    Presentase: 17,75%

    2. Kabupaten Padang Lawas Utara
    Paslon: Andar Amin Harahap dan Hariro Harahap
    Suara: 86.915
    Presentase: 80.13%

    Suara kotak kosong: 21.559
    Presentase: 19,87%

    3. Kota Prabumulih
    Paslon: Ridho Yahya dan Andriansyah Fikri
    Suara: 74.723
    Presentase: 79,26%

    Suara kotak kosong: 19.552
    Presentase: 20,74%

    4. Kabupaten Lebak
    Paslon: Iti Octavia Jayabaya dan Ade Sumardi
    Suara: 453.938
    Presentase: 76,96%

    Suara kotak kosong: 135.879
    Presentase: 23,04%

    5. Kabupaten Tangerang
    Paslon: Ahmed Zaki Iskandar Z dan Mad Romli
    Suara: 941.804
    Presentase: 83,72%

    Suara kotak kosong: 183.095
    Presentase: 16,28%

    6. Kota Tangerang
    Paslon: Arief R. Wismansyah dan Sachrudin
    Suara: 609.428
    Presentase: 85,62%

    Suara kotak kosong: 102.386
    Presentase: 14,38%

    7. Kabupaten Minahasa Tenggara
    Paslon: James Sumendap dan Jesaja Jocke Oscar Legi
    Suara: 47.499
    Presentase: 67,28%

    Suara kotak kosong: 23.098
    Presentase: 32,72%

    8. Kota Makassar
    Paslon: Munafri Arifuddin dan A. Rachmatika Dewi Yustisia Iqbal
    Suara: 264.245
    Presentase: 46,77%

    Suara kotak kosong: 300.795
    Presentase: 53,23%

    9. Kabupaten Mamasa
    Paslon: Ramlan Badawi dan Marthinus Tiranda
    Suara: 48.552
    Presentase: 61,22%

    Suara kotak kosong: 30.758
    Presentase: 38,78%

     

    RYAN DWIKY ANGGRIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.