Sudirman Said Klaim Temukan 3,7 Juta DPT Fiktif Pilgub Jateng

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said saat menyambangi kantor Balikota DKI Jakarta, Selasa, 26 Juni 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said saat menyambangi kantor Balikota DKI Jakarta, Selasa, 26 Juni 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said, mengklaim telah menemukan ada jutaan data fiktif di daftar pemilih tetap (DPT) dalam pemilihan kepala daerah di Jawa Tengah. Data tersebut ditemukan di 24 kabupaten

    "Data ini kami temukan awalnya di satu kabupaten. Namun ditindaklanjuti ke kabupaten yang lain," ujar Sudirman kepada Tempo, Selasa, 3 Juli 2018.

    Baca: Cerita Sudirman Said Tentang Tim Sukses yang Ditodong Pistol

    Menurut Sudirman, berdasarkan scanning oleh timnya, data fiktif tersebut antara lain berupa nama pemilih yang ganda. Misalnya nama dengan tiga huruf, seperti Ina, Ani, dan Inu. Nama tersebut, kata Sudirman, dilanjutkan dengan kartu keluarga alamat yang ganda.

    Melihat keanehan tersebut, Sudirman melanjutkan, timnya melanjutkan scanning di kabupaten lain. "Ternyata, dari 24 kabupaten yang ada, semua tersebut mempunyai pola yang ada," ucapnya.

    Sudirman berujar, jika ditotal, jumlah data fiktif tersebut mencapai 3,7 juta DPT. Keanehan itu, kata dia, sudah terlihat dari daftar pemilih sementara. "Namun saat itu kami belum terlalu curiga," tuturnya.

    Simak: Sudirman Said Temui Presiden PKS Bahas Perkembangan Pilgub

    Sudirman mengatakan data janggal yang terkonfirmasi Komisi Pemilihan Umum Jawa Tengah ada 23 ribu. Selain itu, ada 2.000-3.000 yang dicoret-coret.

    Fakta pendukung lain, kata Sudirman, adalah nama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo masih terdaftar sebagai pemilih. Padahal Tjahjo sudah berganti data kependudukan ke Jakarta. "Ini sudah ada bukti jika ada yang bermasalah dengan DPT," katanya.

    Sudirman Said 
    menyayangkan hal itu karena 3,7 juta merupakan selisih jumlah suaranya dengan Ganjar Pranowo. Berdasarkan hasil hitung cepat KPU Jawa Tengah, suara untuk Sudirman dan Ida Fauziyah hanya 41,20 persen. Sedangkan Ganjar-Taj Yasin didukung 58,80 persen pemilih. Perhitungan itu diambil pada Jumat, 29 Juni 2018, dengan total data yang masuk mencapai 99,23 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.