Rabu, 21 November 2018

Diduga Melanggar Menjelang Pilkada, Tiga Pejabat Lumajang Dicopot

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pilkada. Dok. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Ilustrasi pilkada. Dok. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Lumajang - Pelaksana Tugas Bupati Lumajang, Jawa Timur, Buntaran mencopot tiga pejabat Pemerintah Kabupaten Lumajang dua hari menjelang lengser. Tiga pejabat yang dicopot lantaran dugaan pelanggaran melampaui wewenang di seputar pilkada itu antara lain Sekretaris Daerah Gawat Sudarmanto; Kepala Inspektorat Isnugroho dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Nur Wahid Ali Yusron.

    "Saya tandatangani surat keputusan (SK) pada Kamis kemarin, 22 Juni 2018," ujar Buntaran saat ditemui Tempo dan sejumlah wartawan di Rumah Dinas Wakil Bupati, Sabtu malam, 23 Juni 2018. SK tentang pemberian sanksi itu telah dikirimkannya kepada tiga pejabat aparatur sipil negara (ASN).

    Baca:
    Kementerian Dalam Negeri Ancam Copot M ...
    Pilkada Jabar, Alat Peraga Kampanye Dicopot ...

    Buntaran telah dua kali memanggil ketiganya untuk diperiksa, namun tidak kunjung datang. Surat Keputusan itu berisi sanksi pembebasan dari jabatan. "Masing-masing pemanggilan dengan rentang waktu yang cukup," ujar Buntaran. Sehingga, kata Buntaran, Berita Acara Pemeriksaan tetap dapat dilanjutkan.

    Buntaran yang menjabat sebagai PLT Bupati Lumajang sejak 15 Februari sampai dengan 23 Juni 2018 mengklaim keluarnya SK Bupati Lumajang tentang hukuman disiplin itu sudah sesuai mekanisme pemeriksaan sebagaimana ketentuan yang berlaku. Buntaran mengutip sejumlah ketentuan seperti PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS dan Peraturan Kepala BKN Nomor 21 Tahun 2010 tentang Ketentuan Pelaksanaan PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS.

    Menurut wakil bupati yang juga dokter ini, ketiga pejabat ASN itu telah terbukti bertindak melampaui kewenangannya tentang proses pemeriksaan untuk tujuan tertentu tanpa sepengetahuannya terhadap beberapa orang ASN atau PNS.

    Baca:
    Kementerian Dalam Negeri Ancam Copot M ...
    Pesan KPU untuk Calon Kepala Daerah di Hari ...

    Buntaran mengatakan telah mengirimkan surat tembusan kepada Gubernur Jawa Timur dan Menteri mengenai sanksi untuk tiga pejabat yang dianggap melanggar disiplin mengenai ketentuan di sekitar Pilkada itu. "Saya siap mempertanggungjawabkan SK yang sudah saya buat itu," ujar ipar Malik Fajar, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Jokowi itu.

    Gawat Sudarmanto, mantan Sekda Lumajang, belum bisa dikonfirmasi tentang sanksi pencopotannya. Pesan TEMPO melalui WhatsApp belum dibacanya. Mantan Kepala BKD, Nur Wahid Ali Yusron belum membalas pesan yang dikirim TEMPO melalui WhatsApp kendati sudah membaca. Mantan Inspektorat Isnugroho juga belum berhasil dikonfirmasi. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.