Survei Poltracking: Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Unggul di Jawa Barat

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan calon gubernur dan wagub Jawa Barat nomor urut satu Ridwan Kamil (kiri)-Uu Ruzhanul Ulum (kanan) menyampaikan visi dan misinya pada Debat Publik Putaran Kedua Pillgub Jabar 2018 di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, 14 Mei 2018. Tema yang diangkat pada debat kedua Pilgub Jabar mengenai lingkungan hidup, sumber daya alam (SDA), energi dan pangan, pertanian, kelautan, kehutanan dan pertambangan. ANTARA

    Pasangan calon gubernur dan wagub Jawa Barat nomor urut satu Ridwan Kamil (kiri)-Uu Ruzhanul Ulum (kanan) menyampaikan visi dan misinya pada Debat Publik Putaran Kedua Pillgub Jabar 2018 di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, 14 Mei 2018. Tema yang diangkat pada debat kedua Pilgub Jabar mengenai lingkungan hidup, sumber daya alam (SDA), energi dan pangan, pertanian, kelautan, kehutanan dan pertambangan. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil survei Poltracking Indonesia menunjukkan pasangan calon gubernur Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum unggul di pilkada Jawa Barat dengan perolehan 42 persen suara.

    “Jadi yang berpotensi menang di Jawa Barat adalah pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum,” kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat pada Sabtu, 23 Juni 2018.

    Baca: Hari Terakhir Kampanye, Ridwan Kamil Gelar Rapat Akbar di Bandung

    Dari hasil survei tersebut, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi menyusul dengan perolehan 35,8 persen suara. Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu memperoleh 10,8 persen suara dan pasangan Hasanuddin-Anton Charlian diprediksi memperoleh 5,5 persen. “Sisanya menjawab tidak tahu yaitu sebanyak enam persen,” kata Hanta.

    Survei Poltracking juga menunjukkan tren elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum juga naik 12,9 poin. Sedangkan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi naik 8,3 poin.

    Baca: Masa Tenang Pilkada, Masyarakat Diminta Waspadai Ujaran Kebencian

    Hanta mengatakan survei tersebut dilakukan kepada 800 warga Jawa Barat yang sudah memiliki hak pilih. Survei menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin error 3,5 persen. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara tatap muka. Survei dilakukan pada 18 hingga 22 Juni 2018.

    Survei dilakukan di seluruh kabupaten di Jawa Barat. Di desa dan kelurahan di Kabupaten dan Kota dipilih secara acak dan proporsional. Selain itu di masing-masing desa dan kelurahan, dipilih lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) secara acak.

    Baca: Pilkada Jabar, Alat Peraga Kampanye Dicopot Memasuki Masa Tenang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.