Pilkada Jabar, Alat Peraga Kampanye Dicopot Memasuki Masa Tenang

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi baliho Pilkada. ANTARA

    Ilustrasi baliho Pilkada. ANTARA

    TEMPO.CO, Bandung - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat menggelar apel kesiapan pengawas pemilihan kepala daerah (pilkada) di Jawa Barat. Apel itu berlangsung di lapangan Sport Center Jabar, Jalan Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu, 23 Juni 2018.

    Ketua Bawaslu Jawa Barat Harminus Koto mengatakan 10 ribu pengawas yang berasal dari seluruh Jawa Barat hadir dalam apel siaga itu.

    Baca: SMRC: Ridwan Kamil, Ganjar, dan Khofifah Dianggap Jago Debat

    "Kami menyatakan siap di 627 kecamatan, semua desa dan kelurahan, serta tempat pemungutan suara untuk mengawasi pemungutan suara dan rekapitulasi suara nanti dalam pemilihan kepala daerah di 16 kabupaten/kota dan provinsi," ucap Harminus seusai apel.

    Ia pun meminta semua alat peraga kampanye, seperti banner dan spanduk, segera dibersihkan memasuki masa tenang pilkada Jawa Barat, Ahad, 24 Juni 2018. Harminus mengimbau agar semua pasangan calon yang bertarung dalam pilkada serentak di Jawa Barat bisa mematuhi aturan yang sudah ditetapkan KPU terkait dengan masa tenang.

    "Saya sudah mengimbau agar besok itu sudah ditertibkan alat peraga serta pengawasan 24 jam terkait dengan politik uang dan sebagainya harus diawasi secara ketat," ujar Harminus.

    Baca: PKS Optimalkan Serangan Udara Menjelang Hari Pencoblosan Pilkada

    Sementara itu, penjabat Gubernur Jawa Barat, Mochammad Iriawan, mengaku optimistis perhelatan pilkada serentak di Jawa Barat bakal berlangsung aman, lancar, dan tertib. Dia berharap hajat demokrasi di Jawa Barat itu akan berjalan sesuai dengan peraturan yang ditetapkan KPU.

    Iriawan pun berharap proses pemungutan, penghitungan, dan penetapan hasil perolehan suara bisa berjalan lancar. "Sampai nanti terpilih dan dilantiknya para kepala daerah yang sesuai dengan kehendak dan suara mayoritas masyarakat yang memiliki hak pilih," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.