Minggu, 22 September 2019

Prabowo Akan Tutup Kampanye Sudirman Said-Ida Fauziyah

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prabowo Subianto dalam acara Halal Bi Halal dengan kader Partai Gerindra di Palembang, Kamis, 21 Juni 2018. TEMPO/Ahmad Supardi

    Prabowo Subianto dalam acara Halal Bi Halal dengan kader Partai Gerindra di Palembang, Kamis, 21 Juni 2018. TEMPO/Ahmad Supardi

    TEMPO.CO, Semarang - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subiyanto akan menutup masa kampanye pemilihan kepala daerah di Semarang. Prabowo dijadwalkan bertemu dengan DPC Gerindra se-Jawa Tengah membahas strategi pemenangan pasangan calon gubernur, Sudirman Said-Ida Fauziyah.

    "Di PRPP (Pekan Raya dan Promosi Pembangunan). Acara halal bi halal dan temu kader, jam 11.00," ujar Ketua DPW Partai Gerindra Jateng, Abdul Wachid kepada Tempo, Jumat 22 Juni 2018.

    Baca: Hadapi Generasi Millenial, Sudirman Said Sindir Pencitraan Ganjar

    Prabowo tidak akan berorasi dalam rapat terbuka di hari terakhir masa kampanye Pilkada 2018. Menurut Sudirman, Prabowo akan berdialog jarak jauh dengan kadernya di hari itu.

    Memanfaatkan sisa waktu kampanye ini, Sudirman akan terus melakukan komunikasi dengan tokoh-tokoh di Jawa Tengah. Ia juga akan bersilaturahmi ke ulama dan para pemimpin informal di Jawa Tengah, menyerukan pentingnya perubahan di wilayah tersebut.

    "Saya akan berkeliling di Brebes dan Solo. Penting bagi saya menyampaikan apa tujuan saya mengikuti pilgub ini," ucap mantan Menteri ESDM tersebut.

    Baca: Sandiaga Uno Tetap Optimistis Sudirman Said Menang di Jawa Tengah

    Ia berujar telah bermunajat untuk mengabdikan diri kepada rakyat di Jawa Tengah dan menjalankan roda pemerintahan cukup satu periode saja. Ia menyebut cukup satu periode karena ingin menjauhkan diri dari politik kekuasaan.

    "Yang saya munajatkan, saya pernah ditanya ulama bepengaruh dan dia orang yang sangat soleh. Hajat saya tidak ada hajat lain selain menjadi pelayan bagi masyarakat. Saya betul-betul serius ingin mengembalikan politik pada nilai luhurnya," ujar Sudirman Said.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe